Badai Ida Sebabkan Banjir di New York dan New Jersey, 9 Orang Meninggal

- Editor

Kamis, 2 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badai Ida Sebabkan Banjir di New York dan New Jersey. (Foto:Pelopor.id/Reuters)

Badai Ida Sebabkan Banjir di New York dan New Jersey. (Foto:Pelopor.id/Reuters)

Pelopor.id | Jakarta – Gubernur New York dan New Jersey mengumumkan keadaan darurat pada Rabu (1/9/2021) malam waktu setempat, setelah hujan lebat dari badai tropis Ida. Keputusan ini, diambil lantaran hujan lebat telah menyebabkan banjir dan sedikitnya 9 orang meninggal akibat bencana tersebut.

“Saya menyatakan keadaan darurat untuk membantu warga New York yang terkena dampak badai malam ini,” tutur Gubernur New York Kathy Hochul melalui Twitter.

A bus navigates past abandoned cars on a flooded highway, as local media reported the remnants of Tropical Storm Ida bringing drenching rain and the threat of flash floods and tornadoes to parts of the northern mid-Atlantic, in the Queens borough of New York City, U.S., September 2, 2021.  REUTERS/Brendan McDermid

Walikota New York City Bill de Blasio seperti dikutip dari Reuters, menggambarkan banjir dan cuaca pada Rabu malam sebagai “peristiwa cuaca bersejarah”. Layanan Cuaca Nasional pun, mengeluarkan darurat banjir bandang di New York City untuk pertama kalinya.

“Sedikitnya satu orang tewas saat banjir menggenangi kota Passaic di New Jersey,” kata Walikota Hector Lora dikutip dari CNN.

Sedangkan NBC New York melaporkan bahwa satu orang lagi meninggal di New Jersey dan tujuh orang meninggal di New York City, termasuk seorang anak laki-laki berusia 2 tahun. Menurut media lokal, orang-orang terperangkap di ruang bawah tanah mereka saat badai mengirim air ke seluruh kota.

Hampir semua jalur kereta bawah tanah Kota New York, dihentikan pada Rabu malam itu karena sisa-sisa Ida membawa hujan lebat dan ancaman banjir bandang dan tornado ke bagian utara Atlantik tengah.

Selain itu, semua kendaraan non-darurat juga dilarang dari jalan-jalan Kota New York sampai pukul 5 pagi Kamis (2/9/2021), waktu setempat karena cuaca. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Amerika Mendekati Ambang 1 Juta Kematian Akibat Covid-19

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Berita Terbaru