Menkes Ungkap 3 Strategi Tangani Pandemi Jangka Panjang

Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Foto:Pelopor.id/Setkab)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa hingga seterusnya ada 3 strategi yang harus terus dilakukan untuk penanganan pandemi Covid-19, yaitu deteksi, terapeutik, dan vaksinasi. Ketiga hal ini tidak bisa dijalankan sendiri, karena jika hanya satu dijalankan, maka kasus bisa kembali naik.

“Kita sedang siapkan hal ini, oleh karena itu kita perlu mempersiapkan dari hulunya, yaitu perubahan perilaku, deteksi dini, dan vaksinasi.”

“Perlu diketahui, bahwa hingga sekarang Varian Delta dari Covid-19 masih menjadi varian paling umum di dunia dan menyebabkan angka kematian paling cepat. Untuk itu, kewaspadaan dari masyarakat juga diharapkan oleh pemerintah,” tutur Menkes, Senin, 30 Agustus 2021.

Meski demikian menurutnya, Indonesia masih menjadi salah satu yang paling cepat dalam penyelesaian Varian Delta dari Covid-19, terbukti dari adanya angka konfirmasi mingguan yang sudah pada 12,89% (sedang) dan posisi penyuntikan vaksin di Indonesia yang sudah berada di peringkat ke-6 dunia.

Bacaan Lainnya

“Kita termasuk yang cepat, tetapi kita tetap harus waspada. 3T kita terus kencangkan, terapeutik berupa obat-obatan untuk Covid-19 juga kita kencangkan, dan vaksinasi kita perbanyak penyuntikannya bahkan hingga 100 juta sesuai arahan Presiden RI hingga akhir Agustus,” ungkap Menkes Budi.

Selain itu, Menkes Budi juga menjelaskan, strategi peralihan pandemi Covid-19 menjadi endemik.

“Kita sedang siapkan hal ini, oleh karena itu kita perlu mempersiapkan dari hulunya, yaitu perubahan perilaku, deteksi dini, dan vaksinasi,” sebutnya.

Baca Juga :   Syahrul Yasin Limpo Gaungkan Merdeka Ekspor Pertanian, Maksudnya?

Semua ini, akan dilakukan secara bertahap dan terukur. Bantuan dari masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan menjadi salah satu kunci utama keberhasilan Indonesia melewati pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memutuskan bahwa PPKM Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali masih tetap akan diberlakukan hingga seminggu kedepan. Untuk wilayah Jawa-Bali, PPKM kembali dilanjutkan dari 31 Agustus-6 September 2021 dan untuk Luar Jawa-Bali tetap berlanjut dari tanggal 24 Agustus-6 September 2021. []

Pos terkait