Setelah Disuntik Vaksin, Antibodi Turun? Begini Penjelasan Ahli

- Editor

Rabu, 4 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Foto:Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi. (Foto:Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Antibodi pasca vaksin yang dilaporkan akan menurut setelah vaksinasi memicu kekhawatiran di masyarakat bahwa tubuh bisa dengan mudah terserang virus corona. Terkait hal ini, Ahli Patologis Klinis Tonang Dwi Ardyanto menegaskan  bahwa antibodi memang perlahan menurun kadarnya. Baik paska infeksi maupun paska vaksinasi. Semua antibodi mengalaminya dan semua hasil vaksinasi juga mengalaminya.

“Seberapa cepat? Tergantung apa penyakitnya, apa penyebabnya dan bagaimana respon orangnya. Beda-beda tiap orang,” tutur Tonang Dwi Ardyanto di akun Facebooknya dikutip Pelopor.id, Rabu, 4 Agustus 2021.

“Sementara itu, hindari diri dari risiko paparan tinggi, agar memperkecil risiko terinfeksi. Jangan sampai kita bagai pepatah: karena mengangankan elang di langit, burung merpati di tangan justru kita lepaskan.”

Dalam kasus covid, Tonang Dwi Ardyanto menyampaikan bahwa ada yang melaporkan 98,8% orang masih memiliki antibodi setelah 9 bulan paska infeksi. Namun, ada juga yang melaporkan bertahan hingga 13 bulan.

“Ada yang melaporkan mulai menurun setelah 6 bulan. Artinya? Memang beda-beda respon setiap orang,” ungkapnya.

Tonang Dwi Ardyanto
Ahli Patologis Klinis Tonang Dwi Ardyanto. (Foto: Pelopor.id/Fb Tonang Dwi Ardyanto)

Namun, mulai menurun kadar antibodinya. Bukan berarti antibodi tersebut langsung habis. Adapun dalam laporan penelitian yang sama, ada informasi yang lebih penting yakni pemberian dua kali suntikan mampu membentuk sel memori yang cukup untuk merespon bila terjadi lagi infeksi atau bila diberikan vaksinasi lagi.

“Begitu sel memori merespon, segera terbentuk antibodi lagi,” jelas Tonang Dwi Ardyanto.

Ia juga menerangkan bahwa respon orang berbeda-beda dalam hal kadar antibodi. Seperti ada yang mulai turun setelah 6 bulan, 9 bulan, 13 bulan dan seterusnya. tetapi banyak laporan menyebutkan pembentukan sel memori tersebut pada banyak orang.

Baca Juga :   Dukcapil Atasi Masalah Warga Gagal Divaksin karena NIK Digunakan Orang Lain

“Jadi kalaupun termasuk yang antibodinya menurun, kita masih punya sel memori,” sebutnya.

Oleh sebab itu, menurut Ahli Patologis Klinis ini, kita harus bersyukur kalau sudah punya sel memori dan jangan menjadi gelisah soal kapan harus vaksinasi lagi. Sebab, dengan sel memori, kita punya kesiapan segera bereaksi bila terpaksa terinfeksi lagi.

“Sementara itu, hindari diri dari risiko paparan tinggi, agar memperkecil risiko terinfeksi.
Jangan sampai kita bagai pepatah: karena mengangankan elang di langit, burung merpati di tangan justru kita lepaskan,” tandasnya. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB