BPOM Restui Kalbe Farma Uji Klinis Vaksin GX-19N

- Editor

Sabtu, 10 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi vaksin. (Foto: Pelopor/Unsplash)

Ilustrasi vaksin. (Foto: Pelopor/Unsplash)

Pelopor.id | Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah merestui pelaksanaan uji klinik tahap 2b/3 untuk vaksin GX-19N di Indonesia, yang akan dilakukan oleh PT Kalbe Farma Tbk. Hal ini disampaikan oleh Ketua BPOM Penny K. Lukito dalam konferensi pers Jumat (9/7/2021). 

Pelaksanaan uji klinik dimulai Juli 2021 dan diharapkan dapat melakukan analisa interim untuk keamanan dan efikasi, yaitu kemampuan vaksin dalam memicu kekebalan tubuh terhadap infeksi Covid-19, pada akhir tahun 2021. “Badan POM mendukung berbagai upaya pengembangan dan penelitian vaksin dan obat untuk mendukung upaya keluar dari Covid-19, termasuk vaksin GX-19N,” kata Penny.

Baca juga: Menteri Kesehatan: Moderna untuk Vaksinasi Ketiga Tenaga Kesehatan

Tidak hanya BPOM, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga turut andil menyambut uji klinik vaksin GX-19N yang akan dilakukan Kalbe Farma. 

Diketahui, Ketua Tim Peneliti Uji Klinik Vaksin Covid-19 GX-19N adalah Prof. Dr. dr. Iris Rengganis So. PDKAI. Dalam kesempatan yang sama, Prof. Iris menyampaikan bahwa ia dan timnya sudah mempelajari DNA vaksin GX-19N dari Genexine, pengembang vaksin Covid-19 asal Korea Selatan ini.

Baca juga: Kementerian Kesehatan Hapus Syarat KTP Domisili Demi Percepat Vaksinasi Covid-19

Rencananya, uji klinik vaksin GX-19N di Indonesia akan merekrut 1000 subyek (usia 18 tahun ke atas) dengan lokasi pusat penelitian berada di FKUI, RSCM sebagai rumah sakit rujukan dan beberapa satelit yang tersebar di Jakarta, Depok, Bekasi, Yogyakarta, Solo, dan Klaten.

Dalam uji klinik vaksin GX-19N ini, Kalbe Farma menggandeng sejumlah lembaga dan instansi, seperti Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Krida Wacana, serta Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Gejala Awal Hepatitis Akut Pada Anak dan Cara Mencegahnya

Berita Terkait

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2
Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru