Apple Sebut Chipmagedon Bikin Harga Smartphone Naik

- Editor

Kamis, 29 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Logo Apple. (Foto: Pelopor.id/Wang Gang/Getty Images)

Ilustrasi Logo Apple. (Foto: Pelopor.id/Wang Gang/Getty Images)

Pelopor.id | Jakarta –  CEO Apple, Tim Cook memberikan isyarat bahwa defisit chip global (chipmagedon) akan mengganggu penjualan iPhone serta produk lain seperti iPad. Hal ini, disebut akan membuat harga ponsel naik dan meenyebabkan kekurangan stok pada smartphone model tertentu.

“Kekurangannya bukan pada prosesor bertenaga tinggi yang diproduksi Apple untuk perangkatnya, tetapi chip untuk fungsi sehari-hari seperti menyalakan layar ponsel dan mendekode audio,” tutur Cook dikutip dari CNBC, Kamis, 29 Juli 2021.

“Hasil yang mungkin terjadi di sini adalah harga ponsel yang lebih tinggi dan kekurangan yang lebih dalam untuk model tertentu.”

Terkait hal yang sama, HMD yang meluncurkan beberapa smartphone Nokia juga memperingatkan bahwa kekurangan semikonduktor dapat menjadi tantangan bagi pembuat perangkat canggih yang memiliki skala lebih kecil.

“Kami melihat pasti ada keketatan keseluruhan dalam rantai pasokan. Kami mungkin melihat ketidakseimbangan tertentu di pasar,” ungkap CEO HMD, Florian Seiche.

Sementara para Analis memperkirakan bahwa kurangnya chip di industri ponsel pintar dipengaruhi oleh perbaikan permintaan chip di industri otomotif. Hal ini menyebabkan perebutan secara besar-besaran di kedua industri tersebut.

“Sekarang sektor otomotif dan lainnya mengejar dan mulai merebut kembali kapasitas yang telah mereka tinggalkan, ada persaingan ketat untuk pasokan semikonduktor. Ini telah menciptakan tekanan pasokan untuk chip smartphone,” ucap analis semikonduktor di Accenture Syed Alam.

Di samping itu, beberapa produsen ponsel juga saat ini sedang dihadapkan dengan memulihnya permintaan smartphone global. Bahkan, berdasarkan data IT Gartner, permintaan ponsel pintar telah tumbuh sebesar 26% pada kuartal I 2021.

Baca Juga :   Meta Kembangkan Proyek AI yang Fokus Pada Suara dan Bahasa

Menurut Analis, situasi ini membuat konsumer akan merasakan peningkatan harga yang cukup signifikan. Selain itu, akan ada resiko kurangnya spesifikasi perangkat yang dibeli.

“Hasil yang mungkin terjadi di sini adalah harga ponsel yang lebih tinggi dan kekurangan yang lebih dalam untuk model tertentu,” tegas peneliti dari Forrester, O’Donnell.

“Dalam kasus Apple, Anda mungkin bisa mendapatkan iPhone 12 kelas atas, tetapi tidak iPhone XS kelas bawah. Untuk pembuat smartphone lain seperti Samsung, LG, dan merek China seperti Xiaomi dan Huawei semua akan merasakan kesulitan,” sambungnya. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mengupas Teknologi Q-SYS Experience Center di Melodia Musik Pondok Indah
Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7
Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal
Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025
Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab
Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB