Konami Suntik Mati Game Sepakbola PES

Konami PES
Ilustrasi game PES. (Foto:Pelopor/Konami)

Pelopor.id | Jakarta – Perusahaan video game Konami, menyuntik mati game sepakbola besutannya Game Pro Evolution Soccer (PES) setelah game tersebut menemani penggemar selama kurang lebih 26 tahun. Selanjutnya, Konami mengumumkan merek game sepak bola terbarunya bernama eFootball.

Kabar digantinya merek PES yang dirilis pada 2011 dengan eFootball disampaikan langsung oleh Konami lewat pengumuman berjudul “from PES to eFootball” di situs resmi perusahaan.

Konami juga telah merilis trailer resmi untuk game eFootball ini, di mana ada pemain sepak bola dunia Lionel Messi dan Neymar Jr menjadi brand ambassadornya.

Bacaan Lainnya
eFootball
Lionel Messi brand ambassador eFootball. (Foto:pelopor/Konami)

eFootball sendiri dapat dimainkan secara gratis sekaligus crossplay, para gamer dari berbagai platform seperti, PlayStation 4, PlayStation 5, Windows PC, Xbox One, dan Xbox Series.

Game ini, juga dapat dimainkan di ponsel iOS dan Android. Nantinya eFootball menampilkan tiga klub Eropa teratas dalam permainnya yakni Manchester United, Bayern Munich, dan Juventus.

Selain itu, Konami juga mencipakan sistem satu lawan satu dalam game. Sistem yang disebut Motion Matching ini akan menjadi fitur dari semua versi game generasi konsol saat ini dan sebelumnya.

Untuk komponen free-to-play eFootball, Konami akan mendukungnya dengan sistem battle pass yang disebut Match Pass. Sistem ini, akan menawarkan reward berjenjang (atau cara membeli loot secara langsung). Saat peluncuran, Manchester United, Juventus, Bayern Munich, dan Barcelona akan tersedia secara gratis untuk semua pemain.

Baca Juga :   Negara Lain Sibuk Bikin 5G, Tiongkok Siapkan Jaringan 6G

Lebih lanjut, Konami berencana menjual mode permainan tertentu sebagai DLC opsional, yang kemungkinan pembelian untuk rangkaian karir game, dengan asumsi komponen free-to-play mencerminkan Liga Master PES lama.

Adapun roadmap game eFootball  sebagai berikut:

Awal musim gugur (sekitar September akhir)

  1. Pengalaman gameplay baru, didukung oleh teknologi Unreal Engine Pertandingan cross-generation (PlayStation5 vs. PlayStation 4; Xbox Series X|S vs. Xbox One)
  2. Pertandingan lokal yang menampilkan FC Barcelona, Juventus, FC Bayern, Manchester United, dan lainnya.

Musim gugur (Oktober-Desember)

  1. Pertandingan cross-platform antar konsol dan PC
  2. Team Building Mode
  3. Online leagues
  4. Match Pass system

Musim dingin (sekitar bulan Desember)

  1. Dukungan pengontrol seluler ditambahkan
  2. Pertandingan crossplay di semua platform yang tersedia, termasuk di perangkat seluler saat menggunakan pengontrol yang kompatibel
  3. Turnamen eSports profesional dan amatir dimulai.[]

Pos terkait