China Kalahkan AS Sebagai Negara Terkaya di Dunia

- Editor

Kamis, 18 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forbidden City, Beijing, China. (Foto: Pelopor/Unsplash)

Forbidden City, Beijing, China. (Foto: Pelopor/Unsplash)

Pelopor.id | Perusahaan konsultan McKinsey & Co menobatkan China sebagai negara terkaya dunia, dengan menggenggam satu per tiga kekayaan dunia atau setara US$ 120 triliun, selama kurun waktu 2000-2020. China berhasil mengalahkan Amerika Serikat (AS) yang selama periode itu hanya berhasil menggandakan kekayaannya menjadi US$90 triliun.

Sedangkan secara global, kekayaan dunia mencapai US$ 514 triliun pada 2020, naik pesat dari tahun 2000 yang saat itu hanya US$ 156 triliun. Angka itu berasal dari neraca keuangan nasional 10 negara yang mewakili kekayaan 60 persen dunia, seperti dikutip dari The Straits Times.

McKinsey Global Institute mencatat, 68 persen dari kekayaan bersih global disimpan dalam bentuk real estate. Selain itu juga dicatat kekayaan tak berwujud seperti kekayaan intelektual dan paten.

McKinsey menilai, melonjaknya kekayaan bersih selama dua dekade terakhir melampaui peningkatan produk domestik bruto (PDB) global. Salah satunya dipicu oleh kenaikan harga properti yang disokong penurunan suku bunga.

Lonjakan nilai real estate membuat kepemilikan rumah tidak terjangkau bagi kebanyakan orang dan meningkatkan risiko krisis keuangan seperti yang melanda AS pada 2008. McKinsey khawatir China akan mengalami masalah serupa terkait utang pengembang properti, terutama yang saat ini melanda Evergrande Group.

Seperti diketahui, Evergrande berada di ambang kebangkrutan lantaran memiliki utang sedikitnya US$ 300 miliar, atau sekitar Rp 4.260 triliun. Dalam sejarah manusia, belum ada perusahaan di dunia yang memiliki utang sebesar itu. []

Baca juga: Profil Xu Jiayin, Pendiri Evergrande yang Berada di Ambang Kebangkrutan

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Curiga Money Laundering, DPR Minta PPATK Awasi Transaksi Kripto

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB