Hari Game Indonesia, #MainGameLokal dan #BeliGameLokal Digemakan Kemenparekraf

- Editor

Senin, 9 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baparekraf Game Prime 2021 Online. (Foto: Pelopor.id/Kemenparekraf)

Baparekraf Game Prime 2021 Online. (Foto: Pelopor.id/Kemenparekraf)

Pelopor.id | Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Asosiasi Game Indonesia (AGI) menggemakan kampanye #MainGameLokal dan #BeliGameLokal dalam rangka perayaan Hari Game Indonesia (HARGAI) yang jatuh pada 8 Agustus 2021.

Menparekraf Sandiaga Uno berharap, lebih banyak game lokal yang hadir dengan menampilkan kekayaan budaya serta keindahan alam tanah air sebagai unsur di dalam game.

Kampanye #MainGameLokal dan #BeliGameLokal, dihadirkan dalam berbagai kegiatan yang dirangkai dalam program “Baparekraf Game Prime 2021″mulai 2 hingga 8 Agustus 2021.

“Melalui event ini, game developer diharapkan bisa meningkatkan penjualan serta membawa Indonesia menjadi yang terbaik di pangsa nasional maupun internasional.”

Kegiatan ini, merupakan wadah bagi para pegiat industri game untuk menunjukkan karya mereka serta meningkatkan kesadaran dan menjadikan produk game lokal sebagai pilihan utama yang patut didukung dan diapresiasi.

Kehadiran Baparekraf Game Prime 2021 Online, juga merupakan salah satu program nyata dukungan Kemenparekraf/Baparekraf RI dalam mengembangkan industri kreatif maupun game Indonesia.

Rangkaian acara yang berlangsung dan bisa disaksikan oleh para penonton adalah Online Game Exhibition, Gameprime Show, Online Game Development Conference and Class, turnamen esports dan game prime 2021 award.

Khusus turnamen esports “Free Fire Tournament”, dilakukan dengan mengundang tim profesional di Indonesia dan dua tim terbaik dari Road to Baparekraf Game Prime 2021 Online.

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam pada hari yang sama mengatakan, Baparekraf Game Prime selalu konsisten menjadi wadah dan juga dukungan bagi developer dan pelaku industri game Indonesia untuk terus berkembang dalam membuat karya-karya yang bisa dimainkan bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.

“Acara tahunan ini kembali hadir di tahun 2021 yang diharapkan dapat terus meningkatkan eksposure bagi game-game lokal untuk diketahui lebih luas oleh masyarakat Indonesia dan juga luar negeri,” ucapnya.

Sebelumnya, Kemenparekraf bersama AGI telah melakukan kurasi terhadap hampir 100 game yang mendaftar. Dari total tersebut, terpilih 40 game dari berbagai game developer yang dipamerkan pada event ini.

“Melalui event ini, game developer diharapkan bisa meningkatkan penjualan serta membawa Indonesia menjadi yang terbaik di pangsa nasional maupun internasional,” sebut Muhamad Neil El Himam.

Pada kesempatan yang sama, Deputi bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya, menambahkan, dalam menyambut Baparekraf Game Prime Online 2021 dan Hari Game Indonesia, pihaknya mendukung melalui kegiatan “Beli Game Lokal”.

Yakni promosi game produksi anak bangsa yang merupakan kolaborasi Kemenparekraf/Baparekraf dengan AGI dan empat platform e-commerce di Indonesia, yaitu Tokopedia, JD.ID, Shopee, dan BukaLapak.

banner foto

Dalam “Beli Game Lokal”, Kemenparekraf/Baparekraf memberikan insentif kepada game-game lokal Indonesia berbasis PC dengan nilai diskon sampai dengan Rp100.000.

Baca Juga :   Kemenparekraf Gandeng Netflix Promosikan Pariwisata dan Pengembangan Film Tanah Air

Kampanye Beli Game Lokal telah berlangsung sejak 2 hingga 8 Agustus 2021, menawarkan serangkaian promo menarik untuk pembelian sekitar 20 judul game lokal seperti Coffee Talk, DreadOut, dan World of Celestian Tales.

“Kami berkolaborasi dengan Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif. Khusus dari pemasaran mengampanyekan Beli Game Lokal, call to action dari Main Game Lokal,” ungkap Nia.

“Harapannya program ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat dan konsumsi game lokal di Indonesia semakin meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas produk game lokal tidak kalah dengan produk game negara lain,” sambungnya.

Sementara Wakil Presiden AGI, Adam Ardisasmita menambahkan, untuk menggaungkan program Beli Game Lokal, juga dilibatkan content creator yang melakukan review terhadap game-game lokal selama sepekan.

“Untuk membuktikan kualitas game lokal, content creator gamers seperti Anak Tua, The Lazy Monday, Pokopow, dan Republik Sultan melakukan streaming memainkan game lokal untuk memperkenalkan dan mengedukasi game Indonesia ke masyarakat luas,” tegas Adam Ardisasmita.

Sejatinya, developer game lokal Indonesia sudah memiliki banyak karya game yang sudah dihasilkan dan dipublikasikan bahkan dimainkan oleh gamer di seluruh dunia. Namun, tidak sedikit gamer maupun masyarakat umum di Indonesia yang tidak tahu dan tidak memainkan game karya developer lokal Indonesia.

“Baparekraf Game Prime berupaya tidak hanya mendorong peningkatan kualitas game lokal, namun juga dari sisi komersialnya melalui deals-deals yang tercipta. Selain itu, melalui showcasing game lokal yang telah mendunia, diharapkan dapat menginspirasi calon talent dan calon start up untuk masuk ke industri games,” tandas Ricky Setiawan dari GGWP.ID.

Terkait hal ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan, pihaknya berkomitmen dalam mendukung pengembangan game lokal sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif.

Data Newzoo menyebutkan, periode 2016 hingga 2019 pendapatan industri game di Indonesia mengalami peningkatan signifikan. Pada 2019, Indonesia memperoleh pendapatan sebesar 1,08 miliar dolar AS dari industri game dan e-sports.

Tercatat ada 52 juta penduduk Indonesia yang merupakan gamer. Namun dari jumlah atau potensi pasar yang besar tersebut, sebagian besar masih dinikmati pengembang game dari luar negeri.

Oleh sebab itu, Menparekraf mengajak lebih banyak pengembang untuk menghadirkan game lokal. Salah satunya dapat melibatkan unsur lima destinasi pariwisata super prioritas di dalam game.

“Alangkah baiknya jika di game-game yang di-develop, lokasinya ya di situ (destinasi pariwisata super prioritas) sekalian kita mempromosikan (pariwisata), misalnya game-nya di (Candi) Borobudur atau Danau Toba. Salah satunya adalah untuk membangkitkan pariwisata juga sisi ekonomi kreatifnya,” sebut Sandi.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Mengupas Teknologi Q-SYS Experience Center di Melodia Musik Pondok Indah
Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB