Tesla Babak Belur di Wall Street

- Editor

Sabtu, 31 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mobil Tesla. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Ilustrasi mobil Tesla. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Pelopor.id | Jakarta – Tesla kehilangan dua pertiga dari nilai pasarnya pada tahun 2022, menjadi korban dari ketakutan akan permintaan kendaraan listrik, kekecewaan pada kesengsaraan Elon Musk sebagai kepala Twitter dan berakhirnya uang dengan mudah di Wall Street.

Di atas kertas, semuanya berjalan baik bagi pembuat kendaraan listrik ikonik yang mengatasi masalah pasokan dan menghasilkan laba hampir USD 9 miliar dalam tiga kuartal pertama tahun ini meskipun biaya melonjak.

Tapi ini lebih lambat dari kecepatan pertumbuhan yang tinggi yang dituntut oleh CEO Musk dari perusahaannya dengan ambisinya bahwa Tesla menggeser Apple sebagai perusahaan paling bernilai di dunia.

Bahkan jika harga saham tunduk pada “banyak elemen emosional … Tebakan terbaik saya, Tesla akan menjadi perusahaan paling berharga di dunia dalam waktu kurang dari lima tahun,” kata Musk yang menantang dalam sebuah forum di Twitter bulan ini, seperti dikutip AFP.

Menyalahkan masalah pada “kondisi ekonomi makro” dan suku bunga tinggi, Musk mengatakan dia “tidak bisa mengatakan cukup banyak hal baik” tentang Tesla, meminta pendengarnya untuk mengabaikan kesialannya di Twitter di mana CEO lincah itu telah menjadi berita utama sejak mengambil alih pada bulan Oktober.

Tetapi bagi beberapa analis, masalah di Tesla lebih serius dan tidak terkait dengan Twitter – terutama karena hari-hari di mana Tesla menjadi pemain tunggal di pasar kendaraan listrik telah berakhir.

Tahun baru “akan menjadi tahun ‘reset’ untuk pasar EV” dengan pasokan yang membanjiri pasar, kata analis Adam Jonas dari Morgan Stanley dalam sebuah catatan.

“Ada rintangan yang harus diatasi,” tambah Jonas – mengutip meningkatnya persaingan dan ekonomi yang memburuk, dengan biaya hidup yang melonjak akibat inflasi.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Biden Subsidi USD 10.000 untuk Lulusan Universitas yang Berhutang

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri
Rumah Mode Balenciaga Putus Hubungan dengan Kanye West

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB