Ukraina dan Rusia Tandatangani Kesepakatan Pengiriman Biji-bijian

- Editor

Sabtu, 23 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi biji-bijian. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/ExplorerBob)

Ilustrasi biji-bijian. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/ExplorerBob)

Pelopor.id | Jakarta – Ukraina dan Rusia telah menandatangani kesepakatan penting yang membuka pemblokiran pengiriman biji-bijian di Pelabuhan Laut Hitam, dengan tujuan mengurangi krisis pangan global.

Ukraina dan Rusia yang telah bertikai sejak Februari 2022 akhirnya menandatangani perjanjian yang terpisah tetapi identik di hadapan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, di Istana Dolmabahce di Istanbul.

“Hari ini, ada mercusuar di Laut Hitam, mercusuar harapan, mercusuar kemungkinan, mercusuar kelegaan,” kata Guterres sebelum penandatanganan, seperti dikutip dari AFP.

Erdogan, pemain kunci dalam negosiasi yang memiliki hubungan baik dengan Moskow dan Kyiv, berharap kesepakatan ini menghidupkan kembali jalan menuju perdamaian.

Namun, Ukraina memasuki upacara tersebut dengan secara blak-blakan memperingatkan bahwa mereka akan melakukan tanggapan militer segera, jika Rusia melanggar perjanjian dan menyerang kapal-kapalnya atau melakukan serangan di sekitar pelabuhannya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemudian mengatakan tanggung jawab untuk menegakkan kesepakatan akan jatuh ke PBB, yang bersama dengan Turki adalah pendamping penjamin perjanjian.

Perjanjian tersebut mencakup poin-poin tentang menjalankan kapal gandum Ukraina di sepanjang koridor aman yang menghindari ranjau yang diketahui di Laut Hitam.

Sejumlah besar gandum dan biji-bijian lainnya telah diblokir di pelabuhan Ukraina oleh kapal perang Rusia dan ranjau darat yang telah diletakkan Kyiv untuk mencegah serangan amfibi yang ditakuti.

Zelensky mengatakan bahwa sekitar 20 juta ton produk dari panen tahun lalu dan tanaman saat ini akan diekspor berdasarkan perjanjian, memperkirakan nilai stok biji-bijian Ukraina sekitar USD 10 miliar. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Bank Sentral Malaysia Naikkan Suku Bunga untuk Redakan Inflasi

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 02:29 WIB

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Senin, 20 April 2026 - 17:40 WIB

Ade Hubart dan Ian Antono Hadirkan Pesan Optimis di Single Come On

Jumat, 17 April 2026 - 01:54 WIB

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Senin, 13 April 2026 - 01:01 WIB

LMKN Jelaskan Polemik Royalti Dangdut, ARDI Tolak Distribusi Rp25 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 16:57 WIB

Buitenstage Vol. 5 Satukan Brokenscene, Joanna Andrea, dan RANGR

Berita Terbaru

Grup band djent metal, Bless The Knighst. (Foto: Istimewa)

Musik

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:29 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB