Perang Rusia-Ukraina Dorong Lonjakan Ekspor Produk Singkong

- Editor

Selasa, 21 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi singkong. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Brett_Hondow)

Ilustrasi singkong. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Brett_Hondow)

Jakarta | Ekspor produk singkong Thailand antara Januari dan April melonjak 28% dari periode yang sama tahun lalu seiring dengan para importir mencari alternatif biji-bijian, di tengah krisis pangan yang disebabkan oleh invasi Rusia ke Ukraina.

Kementerian Perdagangan Thailand menyebutkan, Thailand yang merupakan eksportir singkong terbesar di dunia telah mengirimkan 4,6 juta ton singkong dan produknya, termasuk tapioka, tepung singkong dan pelet, senilai 54,8 miliar baht dalam empat bulan pertama tahun ini. Angka itu naik 28,2% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Hampir 70% dari ekspor itu dikirimkan ke Tiongkok, sedangkan sejumlah destinasi lainnya adalah Jepang, Indonesia dan Korea Selatan.

Negara-negara berjuang menahan tingkat inflasi yang melonjak di seluruh dunia akibat permintaan pascapandemi, dampak cuaca ekstrem, dan perang Rusia-Ukraina. Beberapa negara telah mengalokasikan miliaran dalam subsidi makanan dan bahan bakar, sedangkan yang lain telah mencari makanan alternatif dan pemasok baru.

Pekan lalu, Ukraina yang juga dikenal sebagai keranjang roti Eropa, menyatakan invasi Rusia akan menyebabkan kekurangan gandum global.

“Ada peningkatan permintaan dari pembeli asing selama krisis Ukraina-Rusia. Dunia meningkatkan cadangan biji-bijian untuk konsumsi,” kata pejabat senior perdagangan Phithak Udomwichaiwat seperti dilansir dari Reuters.

Dia juga mengatakan bahwa industri pakan ternak dan energi telah beralih ke impor produk singkong sebagai pengganti, menaikkan permintaan dan harga.

Sepanjang tahun lalu, Thailand memproduksi 32,5 juta ton singkong, yang dibuat menjadi berbagai produk, yang 30%-35% dikonsumsi di dalam negeri. Berdasarkan data pemerintah, Thailand mengekspor produk singkong senilai 123 miliar baht.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Meksiko Umumkan Status Endemi, Covid-19 Dianggap Penyakit Musiman

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB