Krisis Bahan Bakar Buat Sri Lanka Tutup Sekolah dan Kantor Pemerintah

- Editor

Sabtu, 18 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi minyak. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/wilhei)

Ilustrasi minyak. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/wilhei)

Jakarta | Pihak berwenang Sri Lanka pada Jumat (17/06/2022) mengumumkan penutupan kantor dan sekolah pemerintah selama dua minggu, lantaran hampir semua transportasi umum terhenti akibat kurangnya dolar untuk membayar bahan bakar impor.

Kementerian Administrasi Publik Sri Lanka memerintahkan seluruh departemen, lembaga publik dan dewan lokal untuk mempertahankan layanan kerangka mulai Senin, sebagai tanggapan atas kekurangan bensin dan solar yang akut.

“Karena transportasi umum yang langka serta ketidakmampuan untuk mengatur kendaraan pribadi, diputuskan untuk secara drastis mengurangi jumlah karyawan yang melapor untuk bekerja,” kata perintah kementerian seperti dikutip dari TRT World, Sabtu (18/06/2022).

Sri Lanka menghadapi krisis ekonomi terburuk sejak memperoleh kemerdekaan pada tahun 1948, dan tidak mampu membiayai impor kebutuhan seperti makanan, obat-obatan dan bahan bakar sejak akhir tahun lalu.

Negara ini juga menghadapi rekor inflasi tinggi dan pemadaman listrik yang berkepanjangan, yang semuanya telah berkontribusi pada protes berbulan-bulan dengan tuntutan agar Presiden Gotabaya Rajapaksa mundur.

Awal pekan ini, pihak berwenang Sri Lanka telah menyatakan Jumat sebagai hari libur, yang juga merupakan salah satu upaya untuk menghemat bahan bakar.

Terlepas dari langkah itu, antrian panjang terlihat di luar pom bensin pada Jumat, dengan banyak pengendara mengatakan telah menunggu berhari-hari untuk mengisi tangki mereka.

Perintah penutupan ini keluar sehari setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meluncurkan tanggapan daruratnya terhadap krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Sri Lanka, dengan memberi makan ribuan wanita hamil yang menghadapi kekurangan makanan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Ukraina Berangkatkan Kapal Gandum Pertama sejak Invasi Rusia

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 02:29 WIB

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Senin, 20 April 2026 - 17:40 WIB

Ade Hubart dan Ian Antono Hadirkan Pesan Optimis di Single Come On

Jumat, 17 April 2026 - 01:54 WIB

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Senin, 13 April 2026 - 01:01 WIB

LMKN Jelaskan Polemik Royalti Dangdut, ARDI Tolak Distribusi Rp25 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 16:57 WIB

Buitenstage Vol. 5 Satukan Brokenscene, Joanna Andrea, dan RANGR

Berita Terbaru

Grup band djent metal, Bless The Knighst. (Foto: Istimewa)

Musik

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:29 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB