Survei: Pandemi Dorong Pegawai Tinggalkan Pekerjaannya

- Editor

Jumat, 10 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perpisahan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/geralt)

Ilustrasi perpisahan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/geralt)

Jakarta | The Great Resignation atau fenomena pengunduran diri masal dari sejumlah pekerja profesional telah terjadi belakangan ini. Pekerja dari semua lapisan terlihat meninggalkan pekerjaan mereka, namun generasi milenial terbukti sangat nakal.

Sekitar dua pertiga pemimpin perusahaan mengatakan bahwa generasi pekerja memiliki tingkat bergejolak tertinggi di perusahaan mereka, menurut survei dari perusahaan perangkat lunak WorkJam. Survei itu dilakukan terhadap 72 eksekutif yang perusahaannya mempekerjakan sekitar 400.000 staf.

Sepertiga dari mereka yang ditanyai mengatakan bahwa staf Gen Z, yang berusia awal hingga pertengahan 20-an, adalah yang paling mungkin untuk pergi dan hanya 4% mengatakan Gen X, yang berusia 40-an dan 50-an, adalah yang paling banyak menyerah.

“Dua tahun terakhir telah menyoroti terputusnya hubungan antara kantor pusat dan garis depan mereka. Karyawan tidak merasa didengar dan dihargai,” kata Direktur Pelaksana EMEA di WorkJam Mark Williams, seperti dilansir dari Bloomberg.

Perusahaan di seluruh industri dan negara telah berjuang melawan peningkatan omset lantaran pegawainya terus membuang pekerjaan mereka dalam jumlah rekor. Sebagian besar hal itu dipicu perasaan yang didorong oleh pandemi Covid-19 bahwa hidup terlalu singkat untuk terjebak adalah pekerjaan yang tidak memuaskan.

Hal itu dibuktikan oleh survei yang menunjukkan alasan paling umum untuk kepergian Gen Z adalah kurangnya penghargaan, diikuti oleh keinginan untuk lebih fleksibel dan frustrasi dengan kemajuan karir.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Mentan ke Petani Milenial Merauke: Kita Bisa Buat Pupuk Organik

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB