Jakarta | Brad Pitt menuduh mantan istrinya Angelina Jolie berusaha menyakitinya, dengan menjual sahamnya di kebun anggur mereka di Prancis kepada seorang oligarki Rusia.
Tuduhan, yang dibuat dalam pengajuan pengadilan baru sebagai bagian dari gugatan Pitt terhadap Jolie untuk penjualan Chateau Miraval, adalah duri terbaru dalam pertempuran hukum antara mantan pasangan aktor Hollywood itu yang mengajukan gugatan cerai pada 2016.
Sebelumnya pada Oktober lalu, Jolie menjual sahamnya di kebun anggur Prancis selatan, yang merupakan tempat dia dan Pitt melangsungkan pernikahan mereka, kepada Tenute del Mondo, anak perusahaan konglomerat minuman miliarder Rusia, Yuri Shefler.
Melansir AFP, Pitt menggugat pada bulan Februari dan mengatakan bahwa mereka telah setuju untuk tidak pernah menjual kepentingan mereka tanpa persetujuan yang lain, dan menuduh Jolie mencari keuntungan sendiri.
Pernah menjadi pasangan paling terkenal, Pitt dan Jolie pertama kali bersama setelah berperan sebagai pembunuh yang sudah menikah dalam film “Mr. and Mrs. Smith” yang rilis pada 2005. Padahal saat itu, Pitt masih menikah dengan sesama aktor, Jennifer Aniston.
A-listers mengumumkan pada 2018 bahwa mereka telah mencapai penyelesaian damai atas enam anak mereka, tiga biologis dan tiga diadopsi, namun kesepakatan apa pun tampaknya dengan cepat berantakan.
Pada Juli lalu, Jolie mencetak kemenangan dalam pertempuran hak asuh mereka karena hakim pribadi yang mengawasi perceraian dan masalah hak asuh mereka didiskualifikasi dari kasus tersebut.[]












