Pelopor.id – Aktor sekaligus produser film asal Amerika Serikat, William Bradley Pitt atau yang terkenal dengan nama Brad Pitt, kembali menggugat mantan istrinya Angelina Jolie. Kali ini, Pitt menyebut bintang Eternals itu telah menjual kilang wine milik mereka dengan sewenang-wenang. Padahal keduanya, belum selesai berkonflik soal anak dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Berdasarkan dokumen pengadilan yang diberitakan ET pada Kamis (17/2/2022) waktu Amerika Serikat (AS), Pitt menuding Jolie menjual sahamnya di Château Miraval ke taipan Rusia bernama Yuri Shefler. Atas tudingan ini, Pitt menggugat ganti rugi beserta biaya hukum dan pembagian hasil penjualan kilang anggur tersebut.
Aktor berusia 58 tahun itu mengklaim, berdasarkan kesepakatan perceraian mereka yang final pada 2019. Pitt dan Jolie memiliki “pemahaman bersama” bahwa tak ada satu pun dari mereka bisa menjual kilang itu tanpa persetujuan yang lain. Namun, Brad Pitt baru mengetahui transaksi tersebut pada Oktober 2021. Sehingga Ia melayangkan gugaran agar penjualan saham Jolie dibatalkan dan ia bisa menerima ganti rugi.
Château Miraval sendiri merupakan perkebunan dan kilang anggur yang dibeli pasangan itu pada 2008 silam, ketika mereka masih bersama. Kilang anggur yang berlokasi di Perancis itu dibeli dengan nilai 25 juta Euro. Brad Pitt menyumbang 60 persen dari pembiayaan bisnis tersebut dan sisanya ditanggung Angelina Jolie.
Namun setelah bercerai, wanita berusia 46 tahun itu tak lagi berkonstribusi pada bisnis anggur tersebut. Bahkan sejak 2013, aktris berbibir seksi ini disebut tidak ikut serta membayar pinjaman perusahaan lagi. Sebaliknya, Brad Pitt masih terus mengurus kilang anggur tersebut sampai akhirnya memberikan keuntungan untuk pertama kalinya.
Meski demikian, Brad Pitt berharap sengketa baru ini tidak berdampak pada hubungannya dengan anak-anaknya dan Ia juga yakin masih bisa berdamai dengan wanita yang pernah menjadi pendampingnya itu untuk kemudian bekerja sama membesarkan semua buah hatinya. []












