UE Setujui Standar Pengisi Daya Tunggal untuk Perangkat Portabel

- Editor

Rabu, 8 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kabel pengisi daya. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Markus Winkler)

Ilustrasi kabel pengisi daya. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Markus Winkler)

Jakarta | Pejabat Eropa telah menyetujui teks undang-undang Uni Eropa (UE) yang diusulkan menerapkan pengisi daya standar untuk smartphone, tablet dan laptop yang dijual di blok tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengurangi limbah elektronik, namun di sisi lain merupakan pukulan telak bagi Apple.

Negosiator mengatakan, untuk sebagian besar perangkat portabel, persyaratan mengisi daya melalui port USB Type-C akan berlaku mulai akhir 2024, sedangkan laptop akan diberikan lebih banyak waktu. Aturan USB-C juga akan berlaku untuk kamera digital, headphone, headset, speaker portabel dan E-reader.

Keputusan tersebut akan secara resmi diratifikasi oleh Parlemen Eropa dan di antara negara-negara anggota UE akhir tahun ini sebelum mulai berlaku.

Serikat 27 negara ini adalah rumah bagi 450 juta orang, beberapa konsumen terkaya di dunia, dan penerapan USB-C sebagai standar dapat mempengaruhi seluruh pasar global.

“Ini adalah aturan yang akan berlaku untuk semua orang,” kata MEP Alex Agius Saliba, yang memimpin negosiasi untuk Parlemen Eropa, seperti dikutip dari AFP.

“Jika Apple atau siapa pun yang ingin memasarkan produk mereka, menjual produk mereka di pasar internal kami, mereka harus mematuhi aturan kami dan perangkat mereka harus USB-C,” lanjutnya.

Aturan tersebut juga akan memberi opsi bagi pembeli untuk tidak menerima kabel pengisi daya baru saat membeli perangkat elektronik.

Sementara itu, Apple yang sudah menggunakan konektor USB-C di beberapa iPad dan komputer laptopnya, bersikeras bahwa undang-undang apa pun untuk memaksa pengisi daya universal untuk semua ponsel di Uni Eropa tidak beralasan.

“Usulan itu sangat tidak proporsional dengan masalah yang dirasakan,” tanggapan perusahaan itu kepada komisi ketika undang-undang itu sedang disusun.

Baca Juga :   Berkshire Hathaway Akuisisi Saham HP Rp 60,3 Triliun

Menurut Apple, memaksakan standar pengisi daya akan menghambat inovasi dan mengurangi pilihan konsumen Eropa dengan menghapus model lama yang lebih terjangkau dari pasar.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Berita Terbaru

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB