Investor Tiongkok Berminat Kembangkan EV di EEC Thailand

- Editor

Kamis, 26 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mobil listrik atau electric vehicle (EV). (Foto: Pelopor.id/Pixabay/mmurphy)

Ilustrasi mobil listrik atau electric vehicle (EV). (Foto: Pelopor.id/Pixabay/mmurphy)

Jakarta | Semakin banyak investor Tiongkok tertarik melaksanakan proyek kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Koridor Ekonomi Timur atau Eastern Economic Corridor (EEC) Thailand, dengan pengembangan mobil generasi berikutnya di antara industri kurva S yang ditargetkan di EEC.

Penasihat khusus Kantor EEC untuk urusan luar negeri Nongnuth Phetcharatana mengatakan bahwa investor ingin mendatangkan pemasok dari sektor otomotif Tiongkok untuk berinvestasi di wilayah tersebut untuk melayani rantai pasokan.

“Kebijakan EV Thailand menarik bagi investor asing dan dengan paket insentif pajak dan investasi, EEC dianggap sebagai tujuan investasi,” katanya seperti dikutip dari Bangkok Post.

Tak hanya Tiongkok, Nongnuth mengatakan bahwa investor Jerman juga berencana menanamkan dananya di fasilitas manufaktur baterai EV untuk melayani permintaan EV yang terus meningkat di masa depan. Mereka juga tertarik mengembangkan pabrik daur ulang plastik untuk produk minyak bumi.

Sekretaris jenderal Kantor EEC Kanit Sangsubhan memuji kebijakan EV yang jelas dari negara bagian untuk membuka jalan bagi industri EV yang lebih kuat di Thailand.

Pada Maret tahun lalu, Komite Kebijakan EV Nasional mengumumkan bahwa mereka ingin EV menjadi 50% dari kendaraan buatan lokal pada tahun 2030, bagian dari rencana ambisius untuk menjadikan Thailand sebagai pusat produksi EV regional.

Pada Februari 2022, kabinet menyetujui paket insentif termasuk pemotongan pajak dan subsidi untuk konsumsi dan produksi EV antara 2022 dan 2023.

Tak hanya EV, pengembangan industri lain di EEC juga mendapatkan momentum, seperti investasi dalam bisnis medis, pertanian dan pariwisata. Disebutkan bahwa Dewan Investasi telah menyetujui proposal proyek investasi senilai total 986 miliar baht.

Pembangunan infrastruktur juga terus mengalami kemajuan. Investasi dalam pengembangan fase kedua EEC diperkirakan mencapai 2,2 triliun baht dari tahun 2022 hingga 2026.

Baca Juga :   Longgarkan Pembatasan Pandemi, PDB Vietnam Kuartal Pertama Tumbuh 5,03%

“Tahap kedua diharapkan memberikan kontribusi 4,5-5% nilai ekonomi terhadap PDB,” kata Kanit.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB