Biden Perkuat Hubungan dengan Jepang dan Perkenalkan Inisiatif Perdagangan

- Editor

Senin, 23 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/Twitter @POTUS)

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/Twitter @POTUS)

Jakarta | Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida di Tokyo, Senin (23/05/2022), dan memperkenalkan prakarsa perdagangan multinasional sebagai bagian dari dorongannya untuk menghidupkan kembali kekuatan strategis AS di seluruh Asia.

Selain itu, Biden juga akan melakukan pembicaraan dengan Kaisar Jepang Naruhito di Istana Kekaisaran.

Para pejabat AS menggambarkan Jepang dan Korea Selatan sebagai kunci pas dalam serangan balik Washington terhadap meningkatnya kekuatan komersial dan militer Tiongkok, serta mitra dalam aliansi yang dipimpin Barat untuk mengisolasi Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Pada Selasa, Biden akan memperkuat tema kepemimpinan Amerika di Asia-Pasifik dengan bertemu perdana menteri Australia, India dan Jepang untuk pertemuan puncak kelompok Quad.

“Ini adalah kesempatan penting untuk bertukar pandangan dan terus mendorong kerja sama praktis di Indo-Pasifik”, kata Gedung Putih seperti dikutip dari AFP.

Biden memuji perdana menteri Australia yang baru terpilih, Anthony Albanese, karena segera memutuskan kemenangannya akhir pekan ini untuk menghadiri KTT Tokyo.

Biden melakukan kunjungan ke Asia dibayangi ketakutan bahwa Korea Utara yang tidak dapat diprediksi akan menguji rudal atau bom berkemampuan nuklir. Spekulasi bahwa ini bahkan mungkin terjadi ketika Biden berada tepat di seberang perbatasan di Seoul tidak terwujud selama akhir pekan.

Namun, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan bahwa ancaman tetap ada dan mengatakan bahwa kediktatoran punya pilihan.

“Jika Korea Utara bertindak, kami akan siap untuk merespons. Jika Korea Utara tidak bertindak, Korea Utara memiliki kesempatan, seperti yang telah kami katakan berulang kali, untuk datang ke meja perundingan,” katanya.

Pyongyang sejauh ini menolak ajakan AS berdialog, bahkan mengabaikan tawaran bantuan untuk memerangi wabah massal Covid-19 yang tiba-tiba.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Biden Subsidi USD 10.000 untuk Lulusan Universitas yang Berhutang

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB