Jakarta | Sebuah pesawat militer Amerika Serikat (AS) yang membawa beberapa ton susu formula bayi dari Jerman, mendarat pada hari Minggu di sebuah bandara di Indiana, ketika pemerintah AS berjuang mengatasi krisis susu formula.
Kelangkaan susu formula bayi tingkat medis yang disebabkan oleh masalah produksi dan masalah rantai pasokan telah menciptakan masalah besar bagi ribuan orang tua di AS yang bayinya bergantung pada susu formula.
Gedung Putih mengatakan, pesawat kargo lepas landas dari pangkalan udara AS di Ramstein, Jerman, membawa lebih dari 70.000 pon formula bubuk.
Presiden AS Joe Biden yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Asia, mengunggah cuitan bahwa lebih banyak formula sedang dalam perjalanan ke AS melalui pengiriman kedua.
“Kami telah mengamankan penerbangan kedua untuk mengangkut susu formula khusus Nestle ke Pennsylvania. Penerbangan dan truk akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang, dan saya akan terus memberi Anda informasi terbaru,” tweet Biden.
Mengutip AFP, susu formula itu diterbangkan ke Indiana karena merupakan hub bagi Nestle, produsen domestik utama. Formula bubuk tersebut akan diuji kualitasnya di laboratorium terdekat, sebelum didistribusikan.
Kekurangan formula telah berkembang selama berbulan-bulan, diperparah tidak hanya oleh masalah rantai pasokan yang terkait dengan pandemi, namun juga oleh penutupan pabrik Abbott Laboratories di Michigan yang merupakan produsen formula terbesar di AS, di tengah kekhawatiran bahwa kontaminasi dapat menyebabkan kematian dua bayi.
“Kami memiliki produsen yang tidak mengikuti aturan, dan itu membuat susu formula yang berisiko membuat bayi sakit. Jadi kita harus mengambil tindakan,” kata penasihat ekonomi presiden Brian Deese. []












