AS Salurkan Paket Militer Baru untuk Ukraina Senilai USD 800 Juta

- Editor

Sabtu, 23 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/Twitter @POTUS)

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/Twitter @POTUS)

Jakarta | Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan paket baru bantuan militer senilai USD 800 juta untuk Ukraina, dalam perang melawan Rusia di wilayah Donbas.

Melansir AFP, bantuan terbaru AS akan mencakup 72 howitzer 155mm, 72 kendaraan lapis baja untuk mendereknya, 144.000 butir amunisi, dan lebih dari 120 drone taktis “Phoenix Ghost” yang baru-baru ini dikembangkan oleh Angkatan Udara AS khusus untuk memenuhi kebutuhan Ukraina.

Tak hanya itu, Biden juga mengumumkan bahwa kapal-kapal yang berafiliasi dengan Rusia akan dilarang dari pelabuhan AS, dan Departemen Keuangan AS menyiapkan USD 500 juta untuk pemerintah Ukraina sehingga dapat membayar gaji dan pensiun serta menyediakan layanan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, melalui akun Twitter, mengucapkan terima kasih atas pengumuman Biden. Seperti diketahui, sebelumnya Zelensky telah sangat gencar mencari bantuan untuk persenjataan yang lebih banyak dan lebih berat.

“Bantuan ini dibutuhkan hari ini lebih dari sebelumnya! Ini menyelamatkan nyawa para pembela demokrasi dan kebebasan kita dan membawa kita lebih dekat untuk memulihkan perdamaian” kata Zelensky.

Biden pun berjanji bahwa bantuan militer AS untuk Ukraina tidak akan habis, dan menyatakan siap meminta lebih banyak dana kepada Kongres agar senjata dan amunisi mengalir ke Ukraina tanpa gangguan. Biden juga meminta sekutu untuk melanjutkan dukungan mereka.

Paket baru itu menyusul bantuan militer senilai USD 800 juta yang diumumkan Gedung Putih pekan lalu, menambah jumlah yang telah disiapkan AS dalam bentuk senjata dan pasokan untuk Ukraina menjadi USD 4 miliar, sejak dimulainya pemerintahan Biden pada Januari 2021.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Atasi Krisis Pupuk, Thailand Berencana Negosiasi dengan Arab Saudi

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB