Finlandia Disinyalir Makin Dekat Menuju Keanggotaan NATO

- Editor

Jumat, 22 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera Finlandia. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Kurunen)

Bendera Finlandia. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Kurunen)

Jakarta | Finlandia disinyalir tinggal selangkah lagi menuju keanggotaan NATO (The North Atlantic Treaty Organization) atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara, yang merupakan aliansi militer yang didirikan pada 4 April 1949.

Pasalnya, kelompok utama parlemen pada Rabu (20/04/2022) telah memberikan dukungan untuk bergabung dengan sejumlah aliansi militer. Langkah itu sebagai respons atas tindakan Rusia menginvasi Ukraina.

Untuk diketahui, Finlandia adalah mitra dekat NATO, namun selama ini berkomitmen mempertahankan status non-blok secara militer. Dengan situasi keamanan Eropa makin tidak menentu, pemerintah merasa perlu ada langkah baru memperkuat pertahanan dan keamanan, termasuk bergabung dengan NATO.

Partai Sosial Demokrat yang mendukung Perdana Menteri (PM) Finlandia Sanna Marin memang tidak menyebut NATO dalam pernyataannya, namun pihaknya memastikan memberi dukungan untuk bergabung dengan aliansi militer.

“Jelas bahwa tindakan Rusia telah membawa Finlandia beberapa langkah lebih dekat ke keselarasan militer yang diperlukan,” kata Pemimpin kelompok Sosial Demokrat Antti Lindtman, yang dilansir dari Reuters.

NATO adalah organisasi aliansi militer antar banyak negara yang terdiri dari dua negara di Amerika Utara, 27 negara Eropa dan satu negara Eurasia, yang bertujuan untuk keamanan bersama.

Organisasi ini dibentuk beberapa tahun setelah Perang Dunia II, ketika ekonomi negara-negara Eropa Barat runtuh dengan militer yang melemah. Saat itu juga timbul persaingan antara Blok Barat dengan Uni Soviet.

NATO pun didirikan untuk menyatukan militer Barat terhadap kemungkinan invasi Uni Soviet. Sehingga jika Uni Soviet menyerang salah satu anggota NATO maka akan dianggap sebagai ancaman bagi seluruh anggota.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Kamboja Undang Menlu Rusia Sergey Lavrov ke Pertemuan Asean

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Berita Terbaru

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB