GSB Pinjamkan Rp 640 Miliar untuk Usaha Kecil Terdampak Pandemi

- Editor

Kamis, 14 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi baht. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi baht. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Bank milik negara Thailand, Government Savings Bank (GSB) memberikan pinjaman dengan nilai sekitar 1,5 miliar baht atau setara Rp 640,1 miliar selama tiga bulan terakhir untuk usaha kecil yang terdampak pandemi.

Sebelumnya, program pinjaman senilai 5 miliar baht telah diluncurkan pada akhir tahun lalu, sejalan dengan kebijakan pemerintah Thailand bahwa GSB menciptakan lapangan kerja untuk meringankan dampak pandemi dan menghidupkan kembali ekonomi yang lesu.

Melansir Bangkok Post, Kamis (14/04/2022), Presiden GSB Vitai Ratanakorn mengatakan, program ini memberikan pinjaman senilai 50.000-300.000 baht, dengan tingkat bunga 3,99% per tahun. Jangka waktu pelunasan hingga lima tahun, dengan masa tenggang enam bulan. Skema ini akan berakhir pada 30 September.

Selama tiga bulan terakhir, pihaknya telah menyalurkan kepada 30.000 peminjam, terdiri dari mereka yang ingin membutuhkan modal untuk memulai usaha kecil, bisnis grosir dan eceran, sopir taksi, pedagang online dan bisnis waralaba.

Selain perpanjangan pinjaman, GSB juga memberikan pelatihan kerja kepada 15.000 orang selama periode yang sama. Targetnya, ada 50.000 peserta dalam program pelatihan tahun ini.

GSB mengatakan, sebelumnya usaha patungan pinjaman sepeda motor dan mobil menargetkan penyaluran pinjaman sekitar 20 miliar baht tahun ini, naik 25% dari tahun lalu, yang bertujuan memberikan pinjaman untuk meningkatkan likuiditas berpenghasilan rendah.

GSB memasuki segmen kredit kepemilikan mobil pada tahun 2020, dengan mengakuisisi 49% saham Fast Money Co Ltd, yang sebelumnya dimiliki sepenuhnya oleh Srisawad Corporation. Tahun lalu, Fast Money memberikan pinjaman senilai lebih dari 16 miliar baht dengan tingkat bunga tahunan 11% kepada lebih dari 800.000 orang berpenghasilan rendah.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   KSAD Dudung Abdurachman Kunjungi Prajurit di Indonesia Timur

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB