Thailand Perpanjang Insentif Pajak Industri Bio-plastik Hingga 2024

- Editor

Rabu, 6 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bio-plastik. (Foto: Pelopor.id/Unsplash @john_cameron)

Ilustrasi bio-plastik. (Foto: Pelopor.id/Unsplash @john_cameron)

Jakarta | Pemerintah Thailand telah menyetujui perpanjangan pembebasan pajak perusahaan 25% untuk perusahaan industri bio-plastik, dalam rangka mempromosikan Thailand sebagai hub-bio Asean.

Wakil juru bicara pemerintah Thailand Rachada Dhnadirek mengatakan, kabinet menyetujui proposal untuk memperpanjang pembebasan pajak hingga 2024, seperti dilansir dari Bangkok Post. Dengan keputusan itu, pemerintah Thailand diproyeksi kehilangan pendapatan 673 juta baht atau sekitar Rp 287,9 miliar per tahun.

Awalnya, kebijakan ini diterapkan pada 1 Januari 2019 hingga 31 Desember 2021, dengan tujuan utama mendukung perusahaan swasta membeli produk bio-plastik dari produsen Thailand dan mempromosikan produksi bio-plastik di Thailand.

Selain itu, menurut Rachada, langkah ini juga mendukung kebijakan pemerintah untuk mempromosikan ekonomi bio-sirkular dan hijau atau bio-circular and green (BCG).

Dalam perkembangan terpisah, kabinet menyetujui anggaran 3,5 miliar baht untuk Departemen Irigasi Kerajaan untuk mengimplementasikan waduk Klong Plo di Rayong. Hal itu diperlukan untuk mengatasi kekurangan air di Koridor Ekonomi Timur atau Eastern Economic Corridor (EEC) dan kawasan timur Thailand secara keseluruhan.

Rencananya, proyek itu akan dilaksanakan pada 2022-2025. Waduk Klong Plo dapat menampung 40 juta meter kubik (m³) air selama musim hujan yang dapat memasok air ke lahan pertanian di Khao Chamao dan distrik Klang, Rayong.

Pemerintah Thailand berkomitmen menginvestasikan 52,9 miliar baht dari 2021-2037 untuk memastikan pasokan air yang cukup untuk EEC andalannya.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Blinken Akan Hadiri Pertemuan Menteri AS-Asean, Bahas Pandemi dan Perang

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Berita Terbaru

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB