Andalkan Mobil Listrik, Hyundai Akan Bertempur Lagi di Jepang

- Editor

Rabu, 9 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mobil listrik Hyundai. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi mobil listrik Hyundai. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Perusahaan otomotif asal Korea Selatan (Korsel), Hyundai Motor Co. menyatakan siap kembali bertempur di Jepang, setelah 12 tahun lalu hengkang akibat gagal bersaing. Kali ini, Hyundai membidik pasar mobil listrik di negara tersebut.

Hyundai akan memanfaatkan tingginya permintaan EV. Namun, perusahaan ini masih harus mengawasi pemain unggulan lain, seperti Tesla, Volkswagen AG dan Stellantis yang juga mulai masuk ke pasar yang sama.

Data Asosiasi Importir Mobil Jepang (JAIA) menunjukkan, ada sekitar 20.000 EV yang terjual pada tahun lalu. Pertumbuhan pasar EV di Jepang terbilang cukup pesat, bahkan ketika penjualan mobil secara umum mengalami penurunan.

Rencananya, Hyundai akan mengandalkan mobil listrik sel bahan bakar hidrogen, Nexo SUV, dan mobil listrik atau electric vehicle (EV) crossover menengah, Ioniq 5.

Ioniq 5 sendiri adalah produk andalan Hyundai yang diharapkan mampu menguasai 10% pangsa pasar EV global pada tahun 2025.

Chairman Hyundai Mobility Jepang Shigeaki Kato menjelaskan, untuk kedatangannya kali ini, Hyundai akan fokus pada penjualan online dan menggandeng layanan berbagi mobil yang dioperasikan oleh perusahaan digital, DeNA Co., dan perusahaan asuransi, Sompo Holdings.

Kerja sama itu pun memungkinkan konsumen Hyundai untuk menyewakan kendaraan mereka.

Mengutip Reuters, hingga kini Hyundai mengaku belum menetapkan target, namun perusahaan tersebut akan memberi update, setelah menerima pesanan online yang dijadwalkan mulai Mei mendatang.

Hyundai memasuki Jepang pertama kalinya pada tahun 2001, kemudian hanya berhasil menjual 15.000 mobil sampai tahun 2009, yang akhirnya membuat mereka menyerah dan keluar dari Jepang. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Kap Bermasalah, Tesla Akan Tarik 200.000 Mobil di Tiongkok

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Berita Terbaru