Pelopor.id | Perusahaan listrik asal Thailand, Gulf Energy Development Pcl berharap pembentukan usaha patungan atau joint venture (JV) dengan penyedia infrastruktur blockchain dan cryptocurrency terbesar di dunia, Binance Holdings Ltd, bisa rampung pada kuartal kedua tahun ini.
“Setelah kami menyelesaikan pembicaraan dengan Binance tentang model bisnis dan perjanjian pemegang saham, JV akan dibentuk, yang akan mengajukan lisensi dengan regulator,” kata Chief Financial Officer (CFO) Gulf Energy Development Yupapin Wangviwat.
Dia memprediksi, JV membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk mendapatkan lisensi perdagangan, yang akan disusul oleh fitur lainnya.
Melansir Channelnewsasia.com, perdagangan cryptocurrency telah melonjak sigfinikan di Thailand pada November lalu, dengan transaksi mencapai 251 miliar baht atau sekitar USD 7,57 miliar. Hal itu pun mendorong pihak berwenang Thailand untuk memperkenalkan peraturan.
Perpindahan ke crypto berasal dari rencana Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Gulf Energy Development Sarath Ratanavadi.
Langkah itu dilakukan untuk memperluas ke infrastruktur digital yang terbentuk tahun lalu, ketika meningkatkan kepemilikannya atas InTouch Holdings Pcl menjadi 42 persen dalam kesepakatan 48 miliar baht. []












