Pelopor.id – Seorang wanita, diduga telah menguntit CEO Apple, Tim Cook selama lebih dari setahun. Oleh sebab itu, Pengadilan Tinggi Santa Clara County, California, Amerika Serikat (AS) mengeluarkan perintah penahanan terhadap wanita tersebut.
Wanita, yang mengaku bahwa Cook adalah ayah dari anak-anaknya, dituduh mengirim email berisi foto pistol dan masuk tanpa izin ke rumah Cook di Palo Alto seperti dilansir dari CBS News Rabu, (26/1/2022).
Dalam permintaan untuk perintah penahanan, Apple mengatakan pihaknya yakin wanita asal Virginia berusia 45 tahun itu mungkin bersenjata dan berniat kembali ke kediaman Cook dalam waktu dekat.
Hakim pun memberikan perintah penahanan pada hari Jumat pekan lalu. Perintah penahanan itu sekaligus melarang wanita tersebut memiliki senjata api, mendekati Cook secara langsung, atau menghubunginya melalui email dan media sosial.
Berdasarkan dokumen pengadilan, Apple pertama kali mengetahui wanita itu pada Oktober 2020 ketika dia menandai Cook dalam sebuah tweet yang mengklaim bahwa CEO Apple itu adalah ayah dari anak kembarnya.
Apple juga memaparkan, bahwa dari akhir Oktober hingga pertengahan November 2020, wanita itu mengirim email kepada Cook sekitar 200 kali. Lalu awal November 2020, dia diduga mengirim serangkaian email kepada Cook yang berisi ancaman dan foto senjata serta amunisi.
Tak hanya itu, wanita itu juga dituduh berusaha membuka perusahaan penipuan dengan nama “sangat ofensif” di berbagai negara bagian sepanjang tahun 2021, termasuk California, New York, dan Virginia.
Menurut Apple, wanita itu menggunakan nama Cook, alamat pribadi, dan alamat perusahaan Apple ketika mencoba mendaftarkan puluhan perusahaan palsu.
Setelah lebih dari satu tahun dituduh melakukan cyberstalking, tepatnya pada Oktober 2021, wanita itu muncul di rumah Cook’s di Palo Alto.
Masih berdasarkan dokumen pengadilan. wanita itu, diduga menuntut untuk berbicara dengan Cook dan ditolak oleh keamanan, tetapi kembali beberapa menit kemudian.
Petugas polisi, setempat menanggapi dugaan panggilan masuk tanpa izin dan menghentikan wanita itu ketika dia mencoba melarikan diri dari tempat kejadian.
Kala itu, wanita ini mengendarai Porsche Macan dengan SIM yang kedaluwarsa dan mengatakan kepada petugas polisi setempat yang menghadangnya bahwa dia bisa melakukan kekerasan. Petugas pun menggeledah kendaraan wanita ini tetapi tidak menemukan senjata apa pun.
Apple juga menegaskan, wanita itu terus mengirim email kepada Cook setelah muncul di rumahnya dan pada pertengahan Desember 2021 dan menuntut pembayaran.
Dalam dokumen pengadilan disebutkan, wanita ini menulis dalam emailnya pada 18 Desember 2021 bahwa mereka (ia dan Cook) tidak harus bertemu jika CEO Apple itu memberinya uang tunai sebesar USD 500 juta.
Selanjutnya pada Hari Tahun Baru 2022, wanita itu diduga memposting di Twitter bahwa Tim Cook akan bunuh diri di kondominiumnya. Serta mengirimkan email lagi ke Cook yang menyatakan Bos Apple tersebut harus mengosongkan kondominiumnya.[]












