Pengawas Data Irlandia Mendenda Instagram 405 Juta Euro karena Anak-anak

- Editor

Selasa, 6 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Instagram. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Ilustrasi Instagram. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Pelopor.id | Jakarta – Ireland’s Data Protection Commission (DPC) pada Senin (05/09/2022) telah mendenda Instagram senilai 405 juta euro karena melanggar peraturan tentang penanganan data anak-anak.

Mengutip AFP, DPC meluncurkan penyelidikan pada akhir 2020 atas kekhawatiran tentang bagaimana platform media sosial berbagi gambar menangani data pribadi anak-anak.

Penyelidikan berpusat pada “kelayakan” profil Instagram dan pengaturan akun untuk anak-anak, dan “tanggung jawab perusahaan untuk melindungi hak perlindungan data anak-anak sebagai orang yang rentan”.

Itu dilakukan di bawah General Data Protection Regulation (GDPR), piagam hak data UE yang mulai berlaku pada Mei 2018. GDPR memberi regulator data kekuatan untuk mengenakan denda yang berat untuk pelanggaran.

Karena Instagram dimiliki oleh Meta, yang memiliki kantor pusat Eropa di Dublin, DPC bertanggung jawab untuk menegakkan peraturan. Tahun lalu, WhatsApp, yang juga dimiliki oleh Meta, didenda 225 juta euro karena melanggar aturan perlindungan data.

Meta, yang juga memiliki Facebook, pada bulan Maret didenda 17 juta euro untuk 12 pelanggaran data. Namun, belum ada tanggapan langsung dari pihak Meta ketika dihubungi awak media.

Juru bicara perusahaan yang dikutip oleh penyiar negara Irlandia RTE mengatakan penyelidikan Instagram berfokus pada pengaturan lama yang diperbarui lebih dari setahun yang lalu.

“Siapa pun yang berusia di bawah 18 tahun secara otomatis menyetel akunnya ke pribadi ketika mereka bergabung dengan Instagram, jadi hanya orang yang mereka kenal yang dapat melihat apa yang mereka posting, dan orang dewasa tidak dapat mengirim pesan kepada remaja yang tidak mengikuti mereka,” lanjutnya.

Perusahaan tidak setuju dengan besaran denda itu dan berencana mengajukan banding.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Google Kena Denda Rp 1,3 Triliun di Rusia Akibat Konten Ilegal

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:06 WIB

Josh Holmes Gelar Konser Intim di Jakarta, Tiket Ludes dalam Lima Hari

Kamis, 30 April 2026 - 22:24 WIB

Synchronize Fest 2026 Bakal Hadirkan Seringai hingga Rizky Febian

Rabu, 29 April 2026 - 01:33 WIB

LaLaLa Fest 2026 Jakarta Dimeriahkan Kehadiran Rex Orange County

Kamis, 23 April 2026 - 18:10 WIB

Ravel Junardy: Hammersonic 2026 Private Event Demi Martabat Festival

Berita Terbaru

Musisi dan produser Ade Govinda sukses meraih 8 Platinum dari Asiri. (Foto: Istimewa)

Musik

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB