Elon Musk Minta Bantuan Mantan Bos Twitter Jack Dorsey

- Editor

Selasa, 23 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Twitter. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/PhotoMIX-Company)

Ilustrasi Twitter. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/PhotoMIX-Company)

Pelopor.id | Jakarta – Elon Musk melayangkan panggilan pengadilan kepada mantan bos Twitter Jack Dorsey, dalam perburuan materi untuk membantunya keluar dari kesepakatan akuisisi Twitter senilai USD 44 miliar.

Dorsey diberikan perintah hukum untuk memberi Musk dokumen apa pun terkait dengan kesepakatan pengambilalihan yang ditandatangani pada bulan April, serta informasi yang menyentuh akun palsu atau spam atau bagaimana Twitter menghitung jumlah pengguna aktifnya.

Panggilan pengadilan meminta apa pun yang dimiliki Dorsey tentang topik yang berasal dari Januari 2019.

Sebelumnya, orang terkaya di dunia itu telah menuduh Twitter melakukan penipuan, menuduh perusahaan itu menyesatkannya tentang aspek-aspek utama bisnisnya, terutama jumlah akun spam atau “bot” otomatis.

Twitter terjebak dengan perkiraan bahwa bot membuat kurang dari 5% pengguna. Twitter juga membantah pernyataan Musk bahwa dia memiliki hak untuk pergi jika jumlah botnya terbukti salah, karena dia tidak mencari informasi tentang topik itu ketika dia melakukan penawaran pembelian.

Perusahaan menuduh Musk mengarang cerita untuk menghindari perjanjian merger yang menurutnya tidak lagi menarik.

“Klaim balik Musk, berdasarkan distorsi, misrepresentasi, dan penipuan langsung, tidak mengubah apa pun,” kata Twitter dalam pengajuan pengadilan seperti dikutip AFP.

Dorsey, pendiri Twitter, pada November tahun lalu mengakhiri tugas keduanya sebagai kepala perusahaan dan telah menyuarakan dukungan untuk Musk mengambil alih.

Kesepakatan Twitter termasuk ketentuan bahwa jika kesepakatan itu gagal, pihak yang melanggar perjanjian akan membayar biaya penghentian sebesar USD 1 miliar dalam keadaan tertentu.

Pertarungan hukum semakin cepat karena persiapan telah dimulai untuk persidangan Oktober di Pengadilan Kanser Delaware, yang berspesialisasi dalam pertempuran bisnis yang kompleks dan berisiko tinggi.

Twitter telah mendesak pemegang saham untuk mendukung kesepakatan itu, menetapkan pemungutan suara pada merger untuk 13 September.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Central Pattana Siapkan 20 Miliar Baht untuk Ekspansi

Berita Terkait

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri
Rumah Mode Balenciaga Putus Hubungan dengan Kanye West

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:19 WIB

Promo Khusus Pelajar dan Mahasiswa, Synchronize Festival 2024 Hadirkan Tiket Student Card

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:55 WIB

We The Fest 2024 Edisi Anniversary Siap Digelar di GBK Jakarta

Rabu, 10 Juli 2024 - 23:12 WIB

Satu-satunya di Asia Tenggara, Neck Deep Bakal Manggung di The Sounds Project 7

Rabu, 10 Juli 2024 - 22:35 WIB

Emma Elliot Manggung Bareng Vagetoz dan Sun Of Monday di Swag Event

Jumat, 5 Juli 2024 - 14:55 WIB

Daniel Rumbekwan, Efek Rumah Kaca, hingga VoB Ikut Lokakarya IKLIM

Kamis, 4 Juli 2024 - 21:14 WIB

Bless The Knights Perkenalkan Single Agathos Saat Tur Sulawesi Selatan

Kamis, 4 Juli 2024 - 13:22 WIB

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bakal Manggung di Pestapora 2024

Rabu, 3 Juli 2024 - 16:36 WIB

Djakarta Warehouse Project 2024 Bakal Hadir di 13, 14, dan 15 Desember

Berita Terbaru