Malaysia Desak ASEAN Terlibat dalam Proses Perdamaian Myanmar

- Editor

Kamis, 11 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera Myanmar. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Jorono)

Ilustrasi bendera Myanmar. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Jorono)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah pada Rabu (10/08/2022) menyatakan ingin akhir yang jelas dalam proses perdamaian Myanmar dan menganjurkan keterlibatan langsung oleh negara-negara Asean.

Pernyataan Abdullah tentang proses perdamaian yang bermasalah itu telah membuat marah junta, juga mengatakan utusan khusus Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) Myanmar harus memiliki masa jabatan lebih dari satu tahun agar lebih efektif.

Myanmar telah terperangkap dalam spiral kekerasan sejak militer merebut kekuasaan tahun lalu dan mengakhiri satu dekade demokrasi tentatif, memicu reaksi protes, pemogokan dan perlawanan bersenjata yang dihadapi para jenderal dengan kekuatan mematikan.

Negara-negara Asean, yang memiliki kode non-intervensi, kehilangan kesabaran dengan junta atas kegagalannya untuk mengikuti rencana yang mencakup dialog multi-partai, akses bantuan kemanusiaan dan penghentian permusuhan.

Dia juga menegaskan bahwa sangat penting anggota ASEAN secara moral mendukung rakyat Myanmar dan terlibat dengan kelompok oposisi yang dibentuk setelah kudeta, termasuk pemerintah bayangan yang dilarang oleh junta.

“Sekarang ini sepihak, kami hanya melibatkan junta,” katanya seperti dikutip dari Reuters.

Militer telah dibanjiri kecaman internasional setelah baru-baru ini mengeksekusi empat aktivis politik yang terkait dengan gerakan perlawanan. Ia telah membela eksekusi sebagai sah dan perlu.

Abdullah mengatakan para menteri luar negeri Asean pekan lalu membahas kemungkinan mencari dukungan dari negara pihak ketiga untuk membantu proses perdamaian yang dipimpin Asean, yang merupakan satu-satunya proses diplomatik yang dimainkan. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Presiden Jokowi Minta QRIS Antarnegara Terkoneksi dengan Semua Negara Asean

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:06 WIB

Josh Holmes Gelar Konser Intim di Jakarta, Tiket Ludes dalam Lima Hari

Kamis, 30 April 2026 - 22:38 WIB

Latihan Pestapora 2026 Malaysia Hadirkan Pamungkas dan Sheila On 7

Berita Terbaru

Musisi dan produser Ade Govinda sukses meraih 8 Platinum dari Asiri. (Foto: Istimewa)

Musik

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB