Tiongkok Kunci Kota Liburan Sanya untuk Hentikan Wabah Covid

- Editor

Minggu, 7 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi alat tes Covid-19. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/SamuelFrancisJohnson)

Ilustrasi alat tes Covid-19. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/SamuelFrancisJohnson)

Pelopor.id | Jakarta – Sanya, kota liburan pantai Tiongkok selatan, memberlakukan penguncian atau lockdown pada hari Sabtu (06/08/2022) dan menutup sistem transportasi umum untuk mencoba menghentikan wabah Covid-19 selama musim puncak turis.

Pihak berwenang mengatakan situasi Covid sangat parah dan pergerakan orang dibatasi mulai pukul 6 pagi. Namun, mereka tidak mengatakan kapan tindakan itu akan dicabut.

“Kami mendesak masyarakat umum dan wisatawan untuk memahami dan memberikan dukungan mereka,” kata pihak berwenang dalam sebuah pernyataan di akun WeChat pemerintah kota.

Kota di pulau Hainan melaporkan 263 kasus Covid pada hari Jumat. Pihak berwenang mengatakan mereka telah mendeteksi subvarian Omicron BA.5.1.3.

Lockdown terjadi di musim turis yang tinggi di kota itu, yang juga dikenal dengan belanja bebas bea dan merupakan rumah bagi sejumlah hotel kelas atas yang dijalankan oleh perusahaan internasional termasuk IHG dan Marriott International.

Wakil Wali Kota He Shigang mengatakan kepada penyiar CCTV bahwa ada sekitar 80.000 turis di kota itu, namun kasus-kasus itu sebagian besar terjadi di kalangan penduduk.

Orang-orang masih diizinkan meninggalkan Sanya, namun harus menunjukkan dua tes PCR negatif yang diambil dalam waktu 48 jam untuk melakukannya. Beberapa turis melampiaskan kekesalan mereka lewat media sosial.

“Pesawat saya seharusnya berangkat jam 9 pagi ini tetapi mereka tiba-tiba mengunci kota. Saya harus kembali ke rumah untuk mulai bekerja,” kata salah satu pengguna platform Weibo.

Kota itu mulai memberlakukan tindakan penguncian di sejumlah tempat pada hari Kamis. Lebih banyak tempat, termasuk mal bebas bea yang populer di kalangan pembeli Tiongkok yang tidak dapat bepergian ke luar negeri, ditutup pada hari Jumat.

Tiongkok melaporkan 704 kasus Covid baru dalam 24 jam hingga Jumat tengah malam, di mana 361 di antaranya menunjukkan gejala dan 343 tidak menunjukkan gejala, menurut data Komisi Kesehatan Nasional pada Sabtu.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Kronologi Amukan Keluarga Pasien Covid-19 di RSUD Ambarawa Semarang

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru