Banyak Anak Kena Covid, Hong Kong Izinkan Bayi Terima Vaksin

- Editor

Rabu, 3 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi vaksin. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi vaksin. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Hong Kong kini mengizinkan vaksinasi Covid-19 merek Sinovac untuk bayi yang berusia enam bulan. Langkah pemerintah menurunkan batas usia minimum dari sebelumnya tiga tahun itu diambil setelah sejumlah anak kecil diketahui terjangkit Covid-19.

“Baru-baru ini sejumlah anak kecil telah terinfeksi virus corona baru. Situasi penyakit parah dan bahkan kematian menjadi perhatian besar,” kata pemerintah dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters.

Pemerintah Hong Kong mewajibkan warganya untuk setidaknya mendapatkan tiga kali vaksinasi Covid-19 untuk mencegah tertular virus Covid-19 dengan gejala berat.

Pemerintah juga mengatakan sedang bernegosiasi dengan Fosun China, pemasok vaksin BioNtech Jerman, untuk membeli formula vaksin itu untuk anak-anak. Usia minimum untuk mendapatkan suntikan vaksin BioNtech adalah lima tahun.

Sekitar 90% dari 7 juta lebih orang Hong Kong telah mendapatkan dua dosis vaksin virus corona dan sekitar 67% mendapat tiga dosis vaksin. Warga dapat memilih antara vaksin Sinovac atau BioNtech.

Sebuah panel penasehat pemerintah pada hari Senin merekomendasikan bahwa dosis vaksin keempat diberikan kepada mereka yang berusia di atas 50 tahun.

Sejak pandemi dimulai pada 2020, Hong Kong telah melaporkan lebih dari 1,3 juta kasus Covid dan 9.500 kematian. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Bisnis Hipotek Sejumlah Bank di Tiongkok Makin Terpukul

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru