Momentum Kenaikan Harga Rumah Singapura Terancam oleh Suku Bunga

- Editor

Sabtu, 23 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Singapura. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi Singapura. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Kenaikan harga rumah di Singapura melaju lebih kencang pada kuartal kedua tahun ini, namun momentumnya mungkin terancam oleh kekhawatiran atas kenaikan biaya hidup dan suku bunga yang lebih tinggi.

Data Urban Redevelopment Authority menunjukkan harga rumah di Singapura tumbuh 3,5% dalam tiga bulan. Itu lebih tinggi dari perkiraan awal sebesar 3,2%, dan lompatan dari pertumbuhan kuartal pertama sebesar 0,7%.

Kenaikan biaya dan kenaikan suku bunga dapat menghambat pasar real estat Singapura, yang telah bertahan, bahkan setelah pemerintah memberlakukan sejumlah langkah pendinginan untuk menenangkan ledakan properti.

Pekan lalu, bank sentral Singapura telah mengambil tindakan untuk mengekang inflasi dengan secara tak terduga memperketat kebijakan moneternya. Negara-negara dari Selandia Baru hingga Kanada melihat pasar perumahan mereka melambat karena bank sentral menaikkan suku bunga untuk memerangi kenaikan harga.

“Suku bunga hipotek di sini merangkak naik dari level terendahnya karena bank-bank Singapura mengambil isyarat dari Federal Reserve AS, menaikkan suku bunga untuk menjinakkan inflasi yang lebih panas dari perkiraan,” kata wakil presiden senior penelitian dan analitik di OrangeTee & Tie Christine Sun, seperti dikutip dari Bloomberg.

Sun mengatakan, pengembang bergulat dengan biaya konstruksi dan tanah yang lebih tinggi bersama dengan kebutuhan untuk menjaga harga tetap terjangkau karena kenaikan tarif mengurangi sentimen pembeli.

Namun, dia juga menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Singapura dan tingkat lapangan kerja yang tinggi dapat bertindak sebagai bantalan bagi pemilik rumah yang menghadapi potensi dampak ketidakpastian global.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   AS Kirim Bantuan Tambahan ke Ukraina Senilai USD 5,5 Miliar

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Berita Terbaru