Twitter Layangkan Gugatan yang Menuduh Elon Musk Langgar Kontrak

- Editor

Rabu, 13 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Twitter. (Foto: Pelopor.id/Ist)

Logo Twitter. (Foto: Pelopor.id/Ist)

Pelopor.id | Jakarta – Twitter menggugat pendiri Tesla, Elon Musk, lantaran dianggap melanggar kontrak senilai USD 44 miliar yang dia tandatangani untuk mengakuisisi Twitter.

Dalam gugatan itu, Twitter mendesak pengadilan untuk memerintahkan Musk menyelesaikan kesepakatannya, dengan alasan tidak ada ganti rugi finansial yang dapat memperbaiki kerusakan yang telah ditimbulkannya.

“Perilaku Musk hanya menegaskan bahwa dia ingin melarikan diri dari kontrak mengikat yang dia tandatangani secara bebas, dan untuk merusak Twitter dalam prosesnya,” klaim gugatan itu seperti dikutip AFP.

Analis mengatakan upaya Musk keluar dari pembelian menempatkan perusahaan dalam keadaan rentan pada saat yang menantang. Saham Twitter naik tipis dalam perdagangan after-market ketika berita itu muncul.

Setelah berminggu-minggu mengancam menunda akuisisi, Musk akhir pekan lalu mencabut kesepakatan, menuduh Twitter membuat pernyataan “menyesatkan” tentang jumlah akun palsu, menurut surat dari pengacaranya yang disertakan dalam pengajuan sekuritas AS.

Twitter mengatakan jumlah akun palsu kurang dari lima persen, angka yang ditantang oleh Musk yang percaya persentasenya jauh lebih tinggi.

Dalam pernyataan publik pertamanya sejak pengumuman itu, Musk mengunggah cuitan pada akhir pekan yang isinya mengejek rencana gugatan Twitter untuk menegakkan kesepakatan.

“Mereka bilang saya tidak bisa membeli Twitter. Kemudian mereka tidak akan mengungkapkan info bot. Sekarang mereka ingin memaksa saya membeli Twitter di pengadilan. Sekarang mereka harus mengungkapkan info bot di pengadilan,” tulisnya dalam tweet.

Twitter bertekad akan memaksa Musk untuk menyelesaikan kesepakatan, yang berisi biaya perpisahan senilai USD 1 miliar.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Tesla Catat Kerugian Investasi di Bitcoin US$ 101 Juta

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB