Menlu AS Melihat Rusia Berperan dalam Krisis di Sri Lanka

- Editor

Senin, 11 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. (Foto: Pelopor.id/Wikimedia Commons/U.S. Department of State)

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. (Foto: Pelopor.id/Wikimedia Commons/U.S. Department of State)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken melihat krisis Sri Lanka salah satunya dipicu oleh larangan ekspor biji-bijian Rusia terhadap Ukraina.

Seperti diketahui, sejak invasi dimulai akhir Februari lalu, Rusia pun menutup jalur ekspor biji-bijian Ukraina, sehingga menyebabkan krisis pangan bagi negara yang bergantung pada biji-bijian Ukraina sebagai bahan makanan pokok.

“Ini mungkin telah berkontribusi pada situasi di Sri Lanka. Kami khawatir dengan implikasinya di seluruh dunia,” kata Blinken seperti dikutip Reuters.

Jika terus dibiarkan, Blinken khawatir kerawanan pangan bisa menjadi masalah baru di berbagai regional.

“Apa yang kita lihat di seluruh dunia adalah meningkatnya kerawanan pangan dan  diperburuk secara signifikan oleh agresi Rusia terhadap Ukraina,” ungkapnya.

Blinken pun mendesak Rusia membiarkan sekitar 20 juta ton biji-bijian Ukraina untuk didistribusikan ke negara yang telah menjadi pelanggan tetap.

Rusia mengaku akan mengizinkan kapal-kapal Ukraina untuk pergi, jika militer Ukraina membongkar pelabuhannya. Ukraina pun menolak syarat itu, yang mengkhawatirkan keamanan pantainya yang menghadap Laut Hitam.

Krisis ekonomi di Sri Lanka akibat menumpuknya utang negara hingga kekurangan makanan dan bahan bakar telah memicu aksi unjuk rasa yang disertai kekerasan. Massa pengunjuk rasa pun menyerang kediaman presiden dan perdana Menteri Sri Lanka.

Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa akhirnya menyatakan siap mengundurkan diri dan menghilang dari kediamannya sejak Sabtu.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Shell Batalkan Rencana Pengembangan Ladang Minyak di Inggris

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:37 WIB

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:24 WIB

Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 22:17 WIB

Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Senin, 2 Maret 2026 - 00:23 WIB

Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:53 WIB

Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:36 WIB

Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:39 WIB

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa

Berita Terbaru