Atasi Masalah Sampah, India Larang Pemakaian Plastik Sekali Pakai

- Editor

Sabtu, 2 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sampah. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/RitaE)

Ilustrasi sampah. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/RitaE)

Jakarta | India melarang penggunaan sejumlah jenis plastik sekali pakai, dalam upaya untuk mengatasi limbah yang menyumbat sungai dan meracuni satwa liar. Namun, para ahli mengatakan aturan itu akan menghadapi tantangan berat dari produsen yang tidak siap dan konsumen yang tidak mau membayar lebih.

Melansir AFP, India tercatat menghasilkan sekitar empat juta ton sampah plastik per tahun, yang sepertiganya tidak didaur ulang dan berakhir di saluran air dan tempat pembuangan sampah yang sering terbakar dan memperburuk polusi udara.

Sapi liar yang mengunyah plastik adalah pemandangan umum di kota-kota India dan sebuah penelitian baru-baru ini menemukan jejak plastik di kotoran gajah di hutan utara negara bagian Uttarakhand.

Perkiraan bervariasi, namun sekitar setengahnya berasal dari barang-barang sekali pakai, dan larangan baru mencakup produksi, impor, dan penjualan benda-benda seperti sedotan dan cangkir yang terbuat dari plastik serta plastik bungkus rokok.

Meski demikian, saat ini pemerintah India masih memberlakukan pengecualian untuk produk seperti kantong plastik di bawah ketebalan tertentu dan yang disebut kemasan berlapis banyak.

Pihak berwenang telah berjanji akan menindak keras setelah larangan mulai berlaku. Sebelumnya, hal ini pertama kali diumumkan pada 2018 oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

Inspektur akan menyebar mulai Jumat untuk memeriksa bahwa tidak ada pemasok atau distributor yang melanggar aturan dengan risiko denda maksimum 100.000 rupee (Rp 18,9 juta) atau hukuman penjara lima tahun.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Samsung Buka Toko di India yang Semua Pekerjanya Perempuan

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB