Google Rogoh Kocek USD 90 Juta untuk Selesaikan Sengketa Hukum

- Editor

Jumat, 1 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Google. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi Google. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Google setuju membayar USD 90 juta untuk merampungkan sengketa hukum dengan developer atas uang yang mereka peroleh dari pembuatan aplikasi untuk smartphone Android dan membujuk pengguna agar melakukan pembelian dalam aplikasi.

Dalam gugatan yang diajukan di pengadilan federal di San Francisco, pengembang aplikasi menuduh Google menggunakan perjanjian dengan produsen smartphone, hambatan teknis dan perjanjian pembagian pendapatan untuk menutup ekosistem aplikasi secara efektif dan mengalihkan sebagian pembayaran biaya layanan 30% secara default melalui sistem penagihan Google Play.

“Sebagian besar pengembang AS (Amerika Serikat) yang memperoleh pendapatan melalui Google Play akan memenuhi syarat untuk menerima uang dari dana ini, jika mereka mau,” kata Google dalam unggahan di blog seperti dikutip Reuters.

Google menyatakan akan terus membebankan komisi tahunan sebesar 15% kepada developer yang menghasilkan USD 1 juta atau kurang dari Google Play Store. Aturan ini telah berlaku sejak tahun lalu.

Saat ini, kongres di Washington tengah mempertimbangkan undang-undang yang mewajibkan Google dan Apple untuk mengizinkan sideloading, atau praktik mengunduh aplikasi tanpa menggunakan toko aplikasi.

Undang-undang Itu juga akan melarang mereka mewajibkan penyedia aplikasi menggunakan sistem pembayaran Google dan Apple.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Android 1-12, Berikut Perkembangannya dari Masa ke Masa

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 02:29 WIB

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Senin, 20 April 2026 - 17:40 WIB

Ade Hubart dan Ian Antono Hadirkan Pesan Optimis di Single Come On

Jumat, 17 April 2026 - 01:54 WIB

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Senin, 13 April 2026 - 01:01 WIB

LMKN Jelaskan Polemik Royalti Dangdut, ARDI Tolak Distribusi Rp25 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 16:57 WIB

Buitenstage Vol. 5 Satukan Brokenscene, Joanna Andrea, dan RANGR

Berita Terbaru

Grup band djent metal, Bless The Knighst. (Foto: Istimewa)

Musik

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:29 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB