Jadi Korban Peretasan, Perusahaan Kripto AS Kehilangan USD 100 Juta

- Editor

Senin, 27 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi Kripto. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/WorldSpectrum)

ilustrasi Kripto. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/WorldSpectrum)

Jakarta | Aksi peretasan koin kripto kembali terjadi, dan kali ini perusahaan kripto asal Amerika Serikat (AS) bernama Harmony yang menjadi salah satu korbannya. Dalam aksi itu, para peretas atau hacker berhasil mencuri aset kripto Harmony senilai USD 100 juta atau sekitar Rp 1,48 triliun.

Mengutip Reuters, Harmony mengembangkan sistem blockchain keuangan terdesentralisasi pada situs peer to peer yang menawarkan pinjaman dan layanan lain. Aksi pencurian disebut berasal dari Horizon atau alat untuk mentransfer kripto antara berbagai blockchain yang digunakan oleh token digital, seperti bitcoin dan eter.

London Elliptic menyebutkan bahwa selama ini sudah ada lebih dari USD 1 miliar aset yang dicuri melalui jembatan penghubung tersebut. Dalam kasus Horizon, pengguna dapat mengirim dari jaringan ethereum ke Binance Smart Chain.

Harmony memang tidak menjelaskan secara rinci, namun disebutkan bahwa pihaknya telah menggandeng otoritas nasional dan ahli forensik untuk mengindentifikasi pelaku dan kembali mengambil dana yang dicuri.

“Kami telah mencoba menghubungi peretas melalui informasi transaksi ke alamat koin kripto mereka,” ungkap juru bicara Harmony.

Sebelumnya pada Maret lalu, juga telah terjadi peretasan kripto senilai USD 615 juta dari Ronin Bridge, yang digunakan untuk mentransfer kripto masuk dan keluar dari game Axie Infinity. Pemerintah AS mengaitkan peretas Korea Utara dengan pencurian itu.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   FTX Trading Raih Pendanaan Seri-C Senilai USD 400 Juta

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Berita Terbaru

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB