Setahun Pertama, Vaksin Covid Berhasil Selamatkan 20 Juta Nyawa

- Editor

Jumat, 24 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi vaksin dan alat medis. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi vaksin dan alat medis. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Vaksin Covid telah mencegah hampir 20 juta kematian pada tahun pertama setelah diperkenalkan, menurut studi yang dipublikasikan di The Lancet Infectious Diseases. Studi tersebut didasarkan pada data dari 185 negara dan wilayah yang dikumpulkan dari 8 Desember 2020 hingga 8 Desember 2021.

Studi ini juga menjadi upaya pertama untuk memperkirakan jumlah kematian yang dicegah secara langsung dan tidak langsung sebagai akibat dari vaksinasi Covid-19.

Ditemukan bahwa 19,8 juta kematian dicegah dari potensi 31,4 juta kematian yang akan terjadi, jika tidak ada vaksin yang tersedia.

Studi ini menggunakan angka resmi, atau perkiraan ketika data resmi tidak tersedia, untuk kematian akibat Covid, serta total kelebihan kematian dari masing-masing negara.

Kelebihan kematian adalah perbedaan antara jumlah orang yang meninggal karena semua penyebab dan jumlah kematian yang diharapkan berdasarkan data masa lalu. Analisis ini dibandingkan dengan skenario alternatif hipotetis di mana tidak ada vaksin yang diberikan.

Model memperhitungkan variasi dalam tingkat vaksinasi di seluruh negara, serta perbedaan efektivitas vaksin berdasarkan jenis vaksin yang diketahui telah digunakan terutama di setiap negara.

Tiongkok tidak dimasukkan dalam penelitian ini lantaran populasinya besar dan tindakan penahanan ketat, yang diprediksi akan mengacaukan hasil.

Studi ini menemukan bahwa negara-negara berpenghasilan tinggi dan menengah menyumbang jumlah kematian terbesar yang dapat dihindari, 12,2 juta dari 19,8 juta, yang mencerminkan ketidaksetaraan dalam akses ke vaksin di seluruh dunia.

Hampir 600.000 kematian tambahan dapat dicegah, jika tujuan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) untuk memvaksinasi 40 persen dari populasi masing-masing negara pada akhir 2021 telah terpenuhi.

“Jutaan nyawa mungkin telah diselamatkan dengan membuat vaksin tersedia untuk orang-orang di seluruh dunia,” kata penulis utama studi Oliver Watson dari Imperial College London seperti dilansir dari AFP.

Baca Juga :   Menko PMK: Pandemi Munculkan Banyak Anak Yatim

Menurut WHO, Covid telah secara resmi membunuh lebih dari 6,3 juta orang secara global. Namun, bulan lalu WHO menyebut sebenarnya jumlah itu bisa mencapai 15 juta, ketika semua penyebab langsung dan tidak langsung diperhitungkan.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:18 WIB

Dihadiri Erros Candra, Pembukaan Melodia Yogyakarta Berlangsung Meriah

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:47 WIB

LUMINA, Girl Group Indonesia–Korea, Rilis Single Debut 안녕. Bintang

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:58 WIB

Java Jazz Festival 2026 Umumkan Deretan Lineup Internasional dan Nasional

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:34 WIB

4 Musisi Senior Hadir di Single Yang Masih Bisa Berdoa Milik Lindee Cremona

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:43 WIB

Donny Fattah God Bless Meninggal Dunia, Kancah Rock Indonesia Berduka

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:10 WIB

Idgitaf Berbagi Panggung dengan Teman Tuli di KLBB Festival 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 22:17 WIB

Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Senin, 2 Maret 2026 - 02:17 WIB

Priska Baru Segu Rayakan Usia 30 dengan Stand-Up Comedy Spesial

Berita Terbaru