Gempa Menyerang Afghanistan, Tewaskan Sekitar 1.000 Orang

- Editor

Kamis, 23 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pascagempa. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Angelo_Giordano)

Ilustrasi pascagempa. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Angelo_Giordano)

Jakarta | Afghanistan dilanda gempa hebat pada Rabu (22/06/2022), bahkan dianggap paling mematikan sejak 2002. Survei Geologi AS atau United States Geological Survey (USGS) menyebutkan gempa terjadi sekitar 44 km dari kota tenggara Khost, dekat perbatasan dengan Pakistan.

Menurut Pusat Seismologi Eropa-Mediterania atau European Mediterranean Seismological Center (EMSC), gempa tersebut berkekuatan 6,1 skala Richter, namun USGS mengatakan gempa itu berkekuatan 5,9 skala Richter.

EMSC menulis di Twitter bahwa guncangan diprediksi dirasakan oleh sekitar 119 juta orang di Pakistan, Afghanistan dan India.

Menurut pejabat manajemen bencana Afghanistan yang dikutip dari Reuters, korban tewas akibat gempa itu mencapai 1.000 orang, dengan lebih dari 600 orang terluka. Jumlah itu diprediksi masih akan bertambah, seiring informasi mengalir dari desa-desa pegunungan terpencil.

Pejabat kementerian dalam negeri Salahuddin Ayubi mengatakan bahwa sebagian besar kematian yang dikonfirmasi berada di provinsi timur Paktika, dengan 255 orang tewas dan lebih dari 200 terluka. Sedangkan di provinsi Khost, 25 orang meninggal dan 90 orang terluka.

Loretta Hieber Girardet dari kantor pengurangan risiko bencana Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan, upaya untuk memberikan bantuan dan evakuasi penyelamatan akan menghadapi tantangan besar.

“Jalan-jalannya buruk, bahkan pada waktu-waktu terbaik, sehingga operasi kemanusiaan yang dilakukan akan segera ditantang oleh kurangnya akses ke daerah itu,” katanya.

Girardet juga mengatakan bahwa hujan yang dikombinasikan dengan gempa menciptakan risiko longsor lebih lanjut bagi pekerja kemanusiaan. Ditambah lagi dengan banjir baru-baru ini di sejumlah daerah, yang telah memblokir jalan raya.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Nissan Siapkan Dana US$ 17,5 Miliar untuk Percepat Produksi Mobil Listrik

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB