IATA: Industri Penerbangan Makin Pulih Meski Ada Ketidakpastian

- Editor

Selasa, 21 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kabin pesawat, (Foto: Pelopor.id/Pixabay/StockSnap)

Ilustrasi kabin pesawat, (Foto: Pelopor.id/Pixabay/StockSnap)

Jakarta | Penumpang udara diprediksi mencapai 83% dari tingkat pra-pandemi tahun ini dan pengembalian keuntungan industri penerbangan “dalam jangkauan” pada 2023, meskipun masih diliputi ketidakpastian.

Asosiasi Transportasi Udara Internasional atau the International Air Transport Association (IATA) memperkirakan, kerugian industri penerbangan turun menjadi USD 9,7 miliar pada tahun ini.

Jika terwujud, hal itu bisa menjadi sebuah peningkatan besar dari tahun 2020 yang kerugiannya mencapai USD 137,7 miliar dan tahun 2021 yang sebesar USD 42,1 miliar.

“Orang-orang terbang dalam jumlah yang semakin besar. Dan kargo berkinerja baik dengan latar belakang ketidakpastian ekonomi yang meningkat,” ungkap direktur jenderal IATA Willie Walsh dalam dokumen prospek industri seperti dikutip AFP.

Sebelumnya, industri penerbangan terguncang oleh pandemi, dengan jumlah penumpang turun 60% pada 2020 dan tersisa 50% pada 2021. Maskapai kehilangan hampir USD 200 miliar selama dua tahun.

IATA mengatakan profitabilitas di seluruh industri “tampak dalam jangkauan” pada tahun 2023. Dan menurutnya, maskapai penerbangan Amerika Utara berpotensi meraih laba USD 8,8 miliar tahun ini.

Lebih dari 1.200 pesawat diharapkan akan dikirim pada 2022, sementara volume kargo akan mencapai rekor 68,4 juta ton, meskipun ada tantangan ekonomi.

“Permintaan terpendam yang kuat, pencabutan pembatasan perjalanan di sebagian besar pasar, pengangguran yang rendah di sebagian besar negara, dan tabungan pribadi yang diperluas memicu kebangkitan permintaan yang akan melihat jumlah penumpang mencapai 83% dari tingkat pra-pandemi pada tahun 2022,” ucap IATA.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Festival Adu Banteng Pamplona Digelar Setelah Dua Tahun Absen

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 01:33 WIB

LaLaLa Fest 2026 Jakarta Dimeriahkan Kehadiran Rex Orange County

Kamis, 23 April 2026 - 18:10 WIB

Ravel Junardy: Hammersonic 2026 Private Event Demi Martabat Festival

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Senin, 20 April 2026 - 17:40 WIB

Ade Hubart dan Ian Antono Hadirkan Pesan Optimis di Single Come On

Jumat, 17 April 2026 - 21:11 WIB

Ade Govinda dan Gloria Jessica Luncurkan Lagu Terbelah Jadi Dua

Jumat, 17 April 2026 - 01:54 WIB

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Berita Terbaru