Pemilihan Parlemen Prancis Tentukan Agenda Masa Jabatan Kedua Macron

- Editor

Senin, 20 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Pelopor.id/IG Emmanuel Macron)

Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Pelopor.id/IG Emmanuel Macron)

Jakarta | Prancis menggelar pemungutan suara untuk putaran terakhir pemilihan parlemen pada Minggu, dengan koalisi tengah Presiden Emmanuel Macron ingin menahan tantangan dari aliansi sayap kiri yang baru dibentuk.

Pemungutan suara ini akan menentukan agenda masa jabatan kedua Macron setelah pemilihannya kembali pada bulan April, dengan Macron membutuhkan mayoritas untuk mendorong pemotongan pajak yang dijanjikan, reformasi kesejahteraan dan kenaikan usia pensiun.

Proyeksi dari perusahaan jajak pendapat menunjukkan koalisi “Bersama”-nya akan menjadi partai terbesar di Majelis Nasional berikutnya, namun mungkin kekurangan 289 kursi yang dibutuhkan untuk mayoritas.

Koalisi sayap kiri baru NUPES berharap untuk membuat kejutan, dengan kolektif merah-hijau berjanji memblokir agenda Macron setelah bersatu di belakang tokoh berusia 70 tahun, Jean-Luc Melenchon.

“Pemungutan suara sangat terbuka dan tidak pantas untuk mengatakan bahwa segala sesuatunya diselesaikan dengan satu atau lain cara,” kata Melenchon yang dikutip dari AFP.

Pemimpin sayap kanan, Marine Le Pen, juga mengincar keuntungan besar untuk partai National Rally-nya, yang hanya memiliki delapan kursi di parlemen yang akan keluar.

Sebelumnya, Macron dikecewakan oleh hasil akhir pekan lalu, setelah putaran pertama pemungutan suara membuat Together dan NUPES berakhir dengan selisih sekitar 26 persen.

Inflasi yang melonjak, kampanye yang tidak bersemangat dari Perdana Menteri yang baru diangkat Elisabeth Borne, dan kepribadian Macron yang kasar semuanya dilihat sebagai alasan untuk kinerja yang kurang baik.

“Saya benar-benar tidak percaya kita akan mendapatkan mayoritas secara keseluruhan,” kata seorang menteri pekan lalu.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sidang Twitter dan Musk Berlangsung di Pengadilan Kanser Delaware

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:06 WIB

Josh Holmes Gelar Konser Intim di Jakarta, Tiket Ludes dalam Lima Hari

Kamis, 30 April 2026 - 22:24 WIB

Synchronize Fest 2026 Bakal Hadirkan Seringai hingga Rizky Febian

Rabu, 29 April 2026 - 01:33 WIB

LaLaLa Fest 2026 Jakarta Dimeriahkan Kehadiran Rex Orange County

Kamis, 23 April 2026 - 18:10 WIB

Ravel Junardy: Hammersonic 2026 Private Event Demi Martabat Festival

Berita Terbaru

Musisi dan produser Ade Govinda sukses meraih 8 Platinum dari Asiri. (Foto: Istimewa)

Musik

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB