Kembali Kunjungi Ukraina, PM Inggris Tawarkan Pelatihan Militer

- Editor

Sabtu, 18 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. (Foto: Pelopor.id/Twitter @BorisJohnson)

Mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. (Foto: Pelopor.id/Twitter @BorisJohnson)

Jakarta | Perdana menteri Inggris Boris Johnson pada Jumat melakukan kunjungan keduanya ke Kyiv, Ukraina, hanya dalam jangka waktu dua bulan. Johnson menawarkan program pelatihan militer kepada Kyiv, ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memuji dukungan “tegas” Inggris.

“Beberapa hari perang ini telah membuktikan bahwa dukungan Inggris Raya untuk Ukraina tegas dan pasti. Senang melihat teman baik negara kita Boris Johnson di Kyiv lagi,” tulis Zelensky di Telegram seperti dikutip dari AFP, Sabtu (18/06/2022).

Pada Jumat, kantor Johnson’s Downing Street mengatakan Inggris siap menawarkan Zelensky program pelatihan baru yang besar, dengan potensi untuk melatih 10.000 tentara Ukraina baru dan yang sudah ada setiap 120 hari.

London mengklaim bahwa langkah itu akan secara fundamental mengubah persamaan perang, memastikan Angkatan Bersenjata Ukraina memiliki ketahanan yang mereka butuhkan untuk menang dalam perjuangan mereka melawan Rusia.

Operasi Orbital sebelumnya melihat Inggris melatih lebih dari 22.000 personel Ukraina dari 2015 hingga invasi tahun ini.

Kunjungan Johnson ke Ukraina dilakukan sehari setelah kepala negara Uni Eropa (UE) yang paling berkuasa menerima tawaran Ukraina untuk diterima sebagai calon anggota UE, hampir empat bulan setelah invasi Rusia.

Ini mengikuti dukungan Komisi Eropa untuk Ukraina yang diberikan status pencalonan Uni Eropa dalam sebuah langkah yang kemungkinan akan diformalkan pada pertemuan puncak para pemimpin UE pada 23-24 Juni. Langkah seperti itu akan menjadi simbol kuat dukungan untuk Ukraina dalam menghadapi konfliknya dengan Rusia.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Presiden Ukraina Kecam Serangan Baru Rusia di Donbas

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB