PM Inggris Boris Johnson Hadapi Krisis Mosi Tidak Percaya

- Editor

Selasa, 7 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. (Foto: Pelopor.id/Twitter @BorisJohnson)

Mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. (Foto: Pelopor.id/Twitter @BorisJohnson)

Jakarta | Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Senin (06/06/2022) malam menghadapi mosi tidak percaya Partai Konservatif, setelah 54 anggota parlemen Tory-nya memicu kontes menyusul serangkaian skandal yang telah menghancurkan kepercayaan pada kepemimpinannya.

Seorang juru bicara Downing Street mencap pemungutan suara sebagai kesempatan untuk mengakhiri spekulasi berbulan-bulan dan memungkinkan pemerintah untuk menarik garis dan melanjutkan, memenuhi prioritas rakyat.

Ketua Backbench Graham Brady menegaskan bahwa ambang batas 15 persen dari partai parlemen mencari mosi percaya pada pemimpin Partai Konservatif telah terlampaui.

Serentetan skandal telah merusak citra Johnson pada tahun lalu, terutama yang disebut kontroversi “Partygate” yang membuatnya menjadi perdana menteri Inggris pertama yang terbukti melanggar hukum.

Brady mengatakan bahwa Johnson diberitahu, ketika empat hari perayaan nasional untuk Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II berakhir, bahwa ambang batas untuk memicu pemungutan suara telah tercapai.

“Kami menyetujui jadwal untuk mosi tidak percaya dan dia berbagi pandangan saya, yang juga sejalan dengan aturan yang kami miliki, bahwa pemungutan suara harus dilakukan sesegera mungkin dan itu akan terjadi hari ini,” katanya seperti dikutip dari AFP.

Sebelumnya Johnson pernah menolak mundur, setelah menerima hukuman denda karena menghadiri acara yang melanggar lockdown di Downing Street pada 2020.

Namun dukungan untuk Johnson di kalangan Konservatif sudah surut dalam beberapa pekan terakhir, setelah publikasi penyelidikan internal yang menemukan bahwa dia memimpin budaya pesta pemecah lockdown Covid yang berlangsung hingga larut malam dan bahkan menampilkan perkelahian mabuk di antara staf.

Sejumlah anggota parlemen Tory telah maju untuk mengatakan bahwa mereka tidak percaya partai tersebut dapat memenangkan pemilu berikutnya di bawah kepemimpinan Johnson.

Baca Juga :   Sony Berencana Kembangkan Kendaraan Listrik

Jajak pendapat telah menunjukkan ketidaksetujuan publik yang mendalam atas skandal itu, dengan sebagian besar orang mengatakan Johnson secara sadar berbohong tentang “Partygate” dan bahwa dia harus mengundurkan diri.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:05 WIB

People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:46 WIB

Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Selasa, 6 Januari 2026 - 03:08 WIB

Idgitaf Ungkap Kecemasan dan Harapan Lewat Single Rutinitas

Sabtu, 27 Desember 2025 - 01:23 WIB

Gerakan Warga Wargi Menanam Warnai Penjualan Tiket Synchronize Fest 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:24 WIB

Eksplorasi Musik Tanpa Batas ala Patrick Lesmana dalam EP Yabai

Berita Terbaru

Dokumentasi Boleh Gig edisi 7 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Musik

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:26 WIB