Singapura Bidik Indonesia Sebagai Pasar Bisnis Utama

- Editor

Jumat, 3 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari kiri ke kanan: H.E. Lim Min Yang, Chairman Singapore Business Federation; H. E. Gan Kim Yong, Menteri Perdagangan dan Industri Singapura; H.E. Anil Kumar Nayar, Duta Besar Singapura di Indonesia. (Foto:Pelopor.id/ist)

Dari kiri ke kanan: H.E. Lim Min Yang, Chairman Singapore Business Federation; H. E. Gan Kim Yong, Menteri Perdagangan dan Industri Singapura; H.E. Anil Kumar Nayar, Duta Besar Singapura di Indonesia. (Foto:Pelopor.id/ist)

Jakarta – Kembali dibukanya perbatasan antara Indonesia dengan Singapura pada awal tahun 2022, mendorong banyak pelaku bisnis dari Singapura kembali berpergian ke Indonesia untuk mencari peluang pertumbuhan bisnis.

Untuk itu, Singapore Enterprise Centre (SEC) @Jakarta, yang merupakan bagian dari program GlobalConnect@Singapore Business Federation (SBF), mengadakan business networking pertamanya pada Selasa, (31/05/2022).

Acara ini, merupakan bentuk diskusi informal dan networking antara berbagai bisnis internasional yang bertepatan dengan kunjungan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Menteri Gan Kim Yong ke Indonesia.

Baca Juga :   Temasek Terlibat Putaran Pendanaan Seri B untuk Platform Kripto Amber

“Dengan membaiknya situasi pandemi Covid-19, akhirnya kita dapat bertemu secara langsung setelah 2 tahun. Indonesia adalah pasar utama bagi Singapura, dan kami sedang mencari perusahaan Singapura untuk mengembangkan bisnis ke luar negeri,” tutur Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Menteri Gan Kim Yong berdasarkan keterangan yang diterima redaksi, Kamis, (02/06/2022).

Menurutnya, pasar domestik yang besar, komunitas bisnis yang dinamis, dan jumlah pebisnis yang terus meningkat menjadikan Indonesia sebagai target investasi yang menggiurkan bagi berbagai pelaku bisnis dari Singapura.

Dalam business networking ini, Gan Kim Yong bertemu dengan Chairman SBF, Lim Ming Yan, dan Duta Besar Singapura di Indonesia, Anil Kumar Nayar, dalam sesi networking di Jakarta, bersamaan dengan 65 tamu lainnya yang merepresentasikan berbagai bisnis di Indonesia dan Singapura.

Baca Juga :   448 Kasus Omicron Terdeteksi di Singapura

Selain itu, Gan Kim Yong juga melakukan diskusi tertutup dengan 12 orang wakil bisnis dari Singapura yang hendak melakukan bisnis di Indonesia atau berniat untuk mengembangkan bisnis mereka di Indonesia.

Adapun Pebisnis yang hadir berasal dari berbagai sektor, baik perusahaan kecil maupun perusahaan besar, yang memiliki ketertarikan untuk melihat peluang terbaru untuk memasuki pasar Indonesia.

Didirikan pada 1 Januari 2021, SEC@Jakarta melayani dan memberikan informasi terbaru kepada berbagai pelaku bisnis di Singapura untuk mendukung pertumbuhan bisnis mereka di Indonesia.

Baca Juga :   Pemda Temanggung Peringati Hari Anti Korupsi se-Dunia 2021

Pada tahun 2021, perdagangan bilateral antara Singapura dan Indonesia mencapai S$59,1 miliar, 21% lebih tinggi daripada perdagangan di tahun 2020. Nilai total investasi Singapura di Indonesia mencapai US$9,4 miliar (S$12,8 miliar) pada tahun yang sama.

Inilah yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar vital bagi berbagai bisnis di Singapura yang ingin mengembangkan bisnis mereka ke luar negeri.

Internasionalisasi merupakan salah satu pilar strategis SBF untuk membantu berbagai perusahaan dari Singapura untuk bisa bangkit dari pandemi. Bekerjasama dengan Enterprise Singapore (EnterpriseSG), SBF meluncurkan GlobalConnect@SBF di tahun 2019 yang bertujuan untuk membantu berbagai perusahaan di tiga area utama, yakni:

● Learn (Mempelajari): Memperoleh masukan langsung dan mengakses informasi mengenai pasar lokal yang berguna bagi kelangsungan bisnis.
● Land (Memasuki): Mendapatkan kesempatan mendalami keahlian dan pengalaman untuk memenangkan perjanjian kerja sama dan meluncurkan bisnis di luar negeri.
● Localise (Lokalisasi): memperdalam kehadiran di pasar lokal dengan mendirikan jaringan bisnis untuk kelanjutan jangka panjang.

Sejak pertama kali didirikan, program ini berhasil memberikan hampir 4.200 layanan konsultasi bisnis dan memfasilitasi hampir 140 proyek. Di antaranya, sekitar 650 layanan konsultasi dan 30 proyek tersebut difokuskan di Indonesia.

Agar dapat memfasilitasi dan memungkinkan lebih banyak perusahaan Singapura untuk melakukan ekspansi ke Indonesia, SBF juga meluncurkan “Landing Pad Programme” dibawah SEC@Jakarta.

Baca Juga :   Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Termasuk Paling Resilien di Tengah Risiko Global

Program 21 hari ini didesain dengan menyesuaikan kebutuhan tiap perusahaan untuk mempercepat potensi mereka dalam mendapatkan kemitraan dan penjualan di pasaran Perusahaan akan mendapatkan pengalaman tangan pertama dalam budaya bisnis dan mendapatkan kesempatan mengembangkan jaringan rekan bisnis yang terkurasi sesuai dengan kepentingan bisnis mereka.

“SBF telah mendirikan dan memperkenalkan Landing Pad Programme; sebuah program kemitraan yang dapat memperkuat bisnis antara Singapura dan Indonesia, ini menjadi sebuah hal yang krusial untuk pertumbuhan ekonomi kita,” tegas Menteri Gan Kim Yong.

Dalam kesempatan yang sama Chairman SBF Lim Ming Yan mengungkapkan, bahwa pelaku bisnis di Singapura sangat optimis terhadap peluang bisnis di Indonesia, dimana Indonesia terus menduduki posisi lima besar sebagai negara yang menarik untuk dieksplor.

Baca Juga :   Kemendag dan Astra International Lepas Ekspor Olahan Sorgum NTB

“Dengan dibukanya perbatasan antarnegara, banyak pelaku bisnis memulai kembali pembicaraan bisnis dan menjajaki peluang baru di Indonesia. Melalui program GlobalConnect@SBF dan SEC@Jakarta, SBF akan terus membantu lebih banyak pelaku bisnis dari Singapura untuk dapat meraih kesuksesan di Indonesia,” ucapnya.

Sementara Chief Executive Officer EnterpriseSG, Png Cheong Boon ketika ditanya mengenai ekspansi bisnis ke Indonesia, mengatakan bahwa RI merupakan pasar pertumbuhan utama bagi banyak bisnis di Singapura, terutama di sektor-sektor seperti gaya hidup dan konsumen, infrastruktur, energi, dan inovasi.

“SEC@Jakarta memiliki peran penting sebagai titik kontak pertama yang menyediakan layanan konsultasi bisnis dan dukungan pasar dalam negeri bagi perusahaan yang mulai mengenal pasar lokal. Kami juga mendorong lebih banyak UKM untuk memanfaatkan jaringan dukungan ini untuk mengeksplorasi lebih banyak peluang baru dan memperdalam kolaborasi dengan berbagai bisnis di Indonesia,” tandasnya. []

Baca Juga :   Ikuti Singapura, Thailand Memperketat Aturan Iklan Kripto
Facebook Comments Box

Berita Terkait

JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern
Gestone Villa & Resto Batu Karas Lestarikan Tradisi Hajat Laut Pangandaran
Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan
Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi
Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:09 WIB

Gestone Villa & Resto Batu Karas Lestarikan Tradisi Hajat Laut Pangandaran

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Berita Terbaru

Dokumentasi laga Aston Villa Vs Indonesia All Stars. (Foto: Instagram/astonvilla)

Nasional

Skor 3-1 Akhiri Laga Aston Villa vs Indonesia All Stars

Minggu, 2 Agu 2026 - 01:37 WIB

Logo Organisasi sepak bola negara-negara Eropa UEFA. (Foto: Istimewa)

Internasional

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:41 WIB