Pelopor.id | Perusahaan investasi milik Singapura, Temasek Holdings Pte menjadi salah satu investor dalam putaran pendanaan Seri B senilai USD 200 juta, untuk platform perdagangan mata uang kripto Amber Group.
Singapura memang merupakan salah satu pasar utama untuk startup kripto di Asia. Tahun lalu, Temasek dan anak usahanya pun telah melakukan sejumlah investasi di sektor tersebut.
Melihat hal tersebut, Chief Executive Officer (CEO) Amber Michael Wu mengaku bahwa pihaknya sengaja memperpanjang putaran pendanaan Seri B, khusus untuk membawa Temasek sebagai investor.
Melansir Bloomberg, tak hanya Temasek yang terlibat dalam putaran pendanaan senilai USD 200 juta ini, melainkan juga Sequoia China, Pantera Capital dan Tiger Global Management.
Rencananya, Amber akan menggunakan dana tersebut untuk memperluas cakupan aplikasi selulernya yang diluncurkan tahun lalu, serta melalukan perekrutan di Eropa dan Amerika.
Setelah pendanaan Seri B ini, Amber akan mengejar putaran pendanaan lain pada akhir tahun nanti, menjelang penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO). Menurut Wu, kemungkinan besar akan berlangsung di Amerika Serikat (AS) pada paruh kedua tahun 2023.[]












