Penembakan Massal Terjadi Lagi di AS, Kali Ini di Kampus RS Tulsa

- Editor

Kamis, 2 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pistol. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Brett_Hondow)

Ilustrasi pistol. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Brett_Hondow)

Jakarta | Seorang pria bersenjata menewaskan sedikitnya empat orang pada Rabu (01/06/2022) di kampus rumah sakit St. Francis Health System, Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat (AS). Polisi mengatakan bahwa tersangka, yang bersenjatakan senapan dan pistol, juga tewas dalam serangan tersebut.

Penembakan massal terbaru ini terjadi ketika sejumlah keluarga di Uvalde, Texas, menguburkan korban pembantaian di sekolah hampir sepekan lalu.

“Saat ini kami memiliki empat warga sipil yang tewas, kami memiliki satu penembak yang tewas, dan saat ini kami percaya bahwa itu dilakukan sendiri,” kata Wakil Kepala Departemen Kepolisian Tulsa Eric Dalgleish seperti dilansir dari AFP.

Presiden AS Joe Biden telah diberitahu tentang penembakan di Tulsa, dan Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa pemerintah telah menawarkan dukungan kepada pejabat lokal.

Regulasi senjata menghadapi perlawanan yang mendalam di AS, dari sebagian besar Republikan dan beberapa Demokrat di pedesaan. Namun Biden berjanji awal pekan ini untuk terus mendorong reformasi.

“Saya pikir keadaan menjadi sangat buruk sehingga semua orang menjadi lebih rasional tentang hal itu,” kata Biden.

Sejumlah anggota parlemen federal utama juga telah menyuarakan optimisme yang hati-hati dan sekelompok senator bipartisan bekerja sepanjang akhir pekan untuk mengejar kemungkinan area kompromi.

Mereka dilaporkan berfokus pada undang-undang untuk menaikkan usia minimum pembelian senjata atau mengizinkan polisi untuk mengambil senjata dari orang-orang yang dianggap sebagai ancaman bagi diri mereka sendiri atau orang lain, namun tidak pada larangan langsung pada senapan bertenaga tinggi, seperti senjata yang digunakan di Uvalde. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Muhadjir Effendy Sapa Para Barista Penyandang Disabilitas di Artne Coffee Saat Kunjungi Sentra Mahatmiya Bali

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru