BTS Bertemu Biden di Gedung Putih, Bahas Isu Kejahatan Rasial Anti-Asia

- Editor

Rabu, 1 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grup K-pop BTS. (Foto: Pelopor.id/Twitter @bts_bighit)

Grup K-pop BTS. (Foto: Pelopor.id/Twitter @bts_bighit)

Jakarta | Grup K-Pop BTS menghadiri undangan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden di Gedung Putih pada Selasa (31/05/2022). BTS memanfaatkan pertemuan itu untuk menyatakan kekecewaannya terkait isu kejahatan rasial anti-Asia di AS yang meningkat drastis sejak pandemi Covid-19.

“Tidak salah menjadi berbeda. Saya pikir kesetaraan dimulai ketika kita terbuka dan merangkul semua perbedaan kita,” ujar Suga, salah satu anggota BTS yang dikutip dari AFP.

Gedung Putih mengatakan bahwa Biden mengeluarkan undangan untuk membahas perlunya bersatu dalam solidaritas, inklusi dan representasi Asia, dan menangani kejahatan kebencian dan diskriminasi anti-Asia, yang telah menjadi masalah yang lebih menonjol dalam beberapa tahun terakhir.

Sentimen dan kekerasan anti-Asia di AS telah tumbuh selama pandemi, dalam tren yang banyak disalahkan sebagai dampak dari pandemi.

Pendahulu Biden, Donald Trump, sering menyalahkan pandemi, yang berasal dari wabah di Wuhan, sebagai “virus China” dan juga mengejek virus mematikan itu sebagai “kung flu.”

Mengenakan setelan jas gelap dan dasi dengan kemeja putih, BTS datang ke Gedung Putih dengan pesan serius.

Gedung Putih memuji BTS sebagai duta muda yang menyebarkan pesan harapan dan kepositifan di seluruh dunia. Anggota BTS yang semuanya berusia 20-an, telah menyuarakan generasi yang nyaman dengan fluiditas gender.

Mereka dikreditkan dengan menghasilkan miliaran untuk ekonomi Korea Selatan, dan label mereka menikmati lonjakan keuntungan meskipun mengadakan lebih sedikit konser selama pandemi.

Sementara Biden, yang berusia 79 tahun adalah orang tertua yang menjadi presiden, memang sering menghubungi selebriti muda dan influencer media sosial untuk mencoba menyuntikkan pesona ke dalam pesan timnya tentang masalah sosial dan kesehatan.

Sebelumnya, Biden juga pernah menggandeng penyanyi pop Olivia Rodrigo dan Jonas Brothers dalam kampanye untuk membujuk anak muda Amerika agar mendapatkan vaksin Covid-19.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Pemerintah Jajaki Beberapa Alternatif Obat Covid-19

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB