Kanselir Jerman Desak Aliansi Lebih Luas untuk Mengisolasi Rusia

- Editor

Kamis, 26 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanselir Jerman Olaf Scholz. (Foto: Pelopor.id/Twitter @OlafScholz)

Kanselir Jerman Olaf Scholz. (Foto: Pelopor.id/Twitter @OlafScholz)

Jakarta | Kanselir Jerman Olaf Scholz menyerukan lebih banyak negara untuk bergabung dalam upaya internasional untuk mengisolasi Rusia, dengan mengatakan Presiden Vladimir Putin tidak boleh membiarkan kemenangan di Ukraina yang dapat mendorong penghasut perang lainnya.

Permohonan Scholz datang ketika Uni Eropa (UE) berjuang mempertahankan front persatuan dalam pembicaraan mengenai sanksi lebih lanjut terhadap Rusia, dan banyak kekuatan baru di Asia, Afrika dan Amerika Selatan menunjukkan sedikit kesiapan untuk mengkritik atau bahkan menghukum Rusia atas invasinya ke Ukraina.

“Putin ingin kembali ke tatanan dunia di mana yang lebih kuat mendikte apa yang benar; di mana tidak semua orang berhak atas kebebasan, kedaulatan dan penentuan nasib sendiri. Ini adalah imperialisme,” kata Scholz dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Kamis (26/05/2022).

Dalam pidatonya, Scholz juga mengatakan bahwa invasi Rusia tidak hanya mengancam keberadaan Ukraina, tetapi juga merusak tatanan internasional dari kerja sama berbasis aturan yang telah membatasi konflik militer skala besar dalam beberapa dekade terakhir.

Melansir Bloomberg, Scholz juga menyoroti beberapa keputusan bersejarah Jerman yang dipicu oleh perang, termasuk dorongan untuk mengurangi ketergantungan pada impor energi Rusia dan meninggalkan kebijakan lama untuk tidak mengirim senjata ke zona konflik.

Jerman telah mengirim peralatan militer seperti senjata anti-tank dan sistem pertahanan anti-pesawat ke Ukraina. Dia juga berencana menyediakan artileri berat bersama dengan Belanda. Rencana untuk mengizinkan perusahaan pertahanan Jerman menjual tank langsung ke Ukraina terhenti akibat kurangnya amunisi yang tersedia.

Scholz menegaskan kembali bahwa Jerman dan sekutunya setuju untuk menghindari langkah apa pun yang akan menarik Pakta Pertahanan Atlantik Utara langsung ke dalam perang karena ini akan berarti konfrontasi antara kekuatan nuklir.

Baca Juga :   Joe Biden dan Presiden Meksiko Bahas Tekanan Arus Migrasi

Jerman, yang saat ini memegang kursi kepresidenan negara-negara industri Kelompok Tujuh, ingin menghindari perpecahan di mana Eropa dan Amerika Serikat akan menghadapi kekuatan baru yang dipimpin oleh Tiongkok dan Rusia.

Untuk mengatasi hal ini, Scholz telah mengundang para pemimpin India, Indonesia, Afrika Selatan, Senegal dan Argentina ke KTT G-7 di Elmau di Pegunungan Alpen Bavaria, pada akhir bulan depan.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:52 WIB

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Berita Terbaru

Penyanyi dangdut, Lesti Kejora. (Foto: Istimewa)

Musik

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:52 WIB

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB