AS Bakal Terbangkan Susu Formula Bayi dengan Pesawat Kontrak Militer

- Editor

Jumat, 20 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/Twitter @WhiteHouse)

Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/Twitter @WhiteHouse)

Jakarta | Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan menggelar “Operation Fly Formula” yaitu menerbangkan susu formula bayi dengan pesawat komersial yang dikontrak oleh militer, untuk mengatasi kelangkaan susu formula bayi di AS.

Departemen Pertahanan AS akan menggunakan kontraknya dengan jalur kargo udara komersial, seperti yang dilakukan untuk memindahkan material selama bulan-bulan awal pandemi, untuk mengangkut produk dari fasilitas manufaktur di luar negeri yang telah memenuhi standar keamanan Food and Drug Administration (FDA).

“Melewati rute angkutan udara reguler akan mempercepat impor dan distribusi formula dan berfungsi sebagai dukungan langsung karena produsen terus meningkatkan produksi,” kata Gedung Putih seperti dikutip dari AFP.

Presiden AS Joe Biden juga telah meminta Undang-Undang Produksi Pertahanan untuk memberi produsen susu formula prioritas pertama dalam persediaan.

“Mengarahkan perusahaan untuk memprioritaskan dan mengalokasikan produksi input utama susu formula bayi akan membantu meningkatkan produksi dan mempercepat rantai pasokan,” ujar Gedung Putih.

Kelangkaan susu formula bayi juga memiliki konsekuensi politik, dengan oposisi Republik yang telah mengarahkan pandangannya untuk merebut kembali kendali Kongres dalam pemilihan paruh waktu November, memanfaatkan masalah ini untuk mengalahkan Biden dan Demokrat.

AS bergantung pada produsen dalam negeri untuk 98% susu formula bayi yang dikonsumsinya. Rata-rata tingkat kehabisan stok untuk produk utama mencapai 43% awal bulan ini, menurut Datasembly, yang mengumpulkan informasi dari sekitar 11.000 pengecer.

Kelangkaan susu formula bayi awalnya dipicu oleh penyumbatan rantai pasokan dan kurangnya pekerja produksi akibat pandemi.

Hal itu kemudian diperparah setelah kematian dua bayi pada Februari, dan Abbott mengumumkan penarikan sukarela untuk produk susu formulanya, yang berujung penutupan pabriknya di Michigan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Fokus Produksi di AS, Canoo Akhiri Kesepakatan dengan Perusahaan Belanda

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB