Kunjungan Biden ke Asia Dibayangi Kekhawatiran Nuklir Korea Utara

- Editor

Kamis, 19 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/Twitter @JoeBiden)

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/Twitter @JoeBiden)

Jakarta | Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berangkat ke Korea Selatan dan Jepang pada Kamis (19/05/2022) untuk memperkuat kepemimpinan AS di Asia. Perjalanan Biden dibayangi oleh kekhawatiran uji coba nuklir Korea Utara dan juga saat perhatian Gedung Putih telah tertuju ke Rusia dan Eropa.

Kunjungan Biden ini disebut-sebut sebagai bukti bahwa AS sedang membangun sejumlah langkah baru-baru ini untuk memperkuat porosnya selama bertahun-tahun ke Asia, di mana kekuatan komersial dan militer Tiongkok yang meningkat telah melemahkan dominasi AS selama beberapa dekade.

Sebelum Biden terbang ke Seoul, Biden bertemu dengan para pemimpin Finlandia dan Swedia di Gedung Putih, untuk merayakan aplikasi mereka bergabung dengan NATO, seperti dikutip dari AFP.

Gedung Putih mengatakan, selama putaran pertama, Biden akan mengunjungi pasukan AS dan Korea Selatan, namun tidak akan melakukan perjalanan kepresidenan tradisional ke perbatasan berbenteng yang dikenal sebagai DMZ antara Korea Selatan dan Korea Utara.

Setelah Korea Selatan, Biden ke Jepang pada hari Minggu untuk mengadakan pertemuan puncak dengan para pemimpin kedua negara, serta bergabung dengan pertemuan puncak regional Quad, pengelompokan Australia, India, Jepang dan AS.

Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan menegaskan tidak ada ketegangan antara masalah Eropa dan Asia, bahkan ia menyebutnya saling memperkuat.

“Ada sesuatu yang cukup menggugah dari pertemuan dengan presiden Finlandia dan perdana menteri Swedia untuk memperkuat momentum di balik aliansi NATO dan tanggapan dunia bebas terhadap Ukraina, kemudian naik pesawat dan terbang ke Indo-Pasifik,” ucap Sullivan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Kembali Terpilih, Jerome Powell Tetap Pimpin The Fed Perangi Inflasi

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB